oleh

Turnamen Sepakbola Anak Nagari Cup Piala Kapolda Sumbar

Semen Padang Gagal, Pra PON DKI Juara

Padang, Khazanah - Kejutan terjadi dalam turnamen sepakbola Anak Nagari Cup Piala Kapolda Sumbar. Semen Padang FC yang memimpin klasemen sejak laga dimulai harus puas menduduki posisi ketiga dalam turnamen yang didukung Bank Nagari ini. Kepastian Semen Padang menduduki posisi ketiga, setelah dalam laga terakhir yang digelar di Lapangan PSTS Tabing, Padang, Jumat (11/10/19), Semen Padang harus mengakui keunggulan tim Pra PON Sumbar 1-0.

Kemenangan atas Semen Padang ini menempatkan Pra PON Sumbar di posisi kedua dengan meraih 4 poin atau sama dengan raihan Semen Padang, namun mereka unggul heat to heat. Sementara juara dalam turnamen yang ditutup langsung Kapolda Sumbar Fakhrizal ini diraih tim Pra PON DKI Jakarta. Tim ini menjadi yang terbaik, setelah dalam laga terakhir berhasil mengatasi perlawanan tim PSP Padang 2-1. 
Kemenangan ini menbuat poin Pra PON DKI menjadi 5 unggul satu poin dari Pra PON Sumbar. Sementara untuk PSP, kegagalan meraih poin atas DKI Jakarta ini menempatkan mereka di juru kunci dengan meraih 3 poin.
Selain mencari tim juara, panitia turnamen Anak Nagari Cup juga memilih pemain terbaik. Untuk pemain terbaik diraih kapten tim Pra PON DKI, Rafif Putra.

"Turnamen berjalan lancar dengan tampilnya Pra PON DKI menjadi yang terbaik. Mudah-mudahan turnamen ini bisa membantu tim yang berlaga, terutama tim yang akan berlaga di Pra PON dan babak regional Liga 3," ujar panitia Turnamen Anak Nagari Cup, Yulius Dede usai pertandingan.
Sama dengan partai sebelumnya, laga terakhir turnamen ini juga berlangsung ketat. Pertandingan pembuka mempertemukan tim Pra PON DKI menghadapi PSP Padang. 


Sejak pertandingan dimulai kedua tim silih berganti melakukan tekanan, namun PSP lebih menguasai jalannya pertandingan. Namun di pertengahan babak pertama tim berjuluk Pandeka Minang ini kecolongan berkat gol tim Pra PON DKI. Terkejut dengan gol DKI ini, tim PSP makin meningkatkan gempurannya. Beberapa peluang kembali tercipta, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol. Hingga turun mininum usaha keras para pemain PSP Padang untuk membalas gol DKI tidak menuai hasil.

Di babak kedua, PSP terus melakukan tekanan. Namun keasyikan menyerang mereka lupa akan pertahanannya, itu dibuktikan dengan gol kedua tim DKI, di mana gol yang terjadi di menit ke-60 ini berawal dari serangan bali cepat tim Pra PON DKI.
Tertinggal 0-2, PSP Padang melakukan perubahan dengan memasukan tenaga baru. Masuknya tenaga baru ini makin menghidupkan serangan Pandeka Minang. Pada menit ke-82, PSP mampu memperkecil ketertinggalan lewat aksi Ivan.

Termotivasi dengan gol itu, PSP makin meningkatkan gempurannya, namun disiplinnya lini belakang tim DKI menjaga daerahnya hingga laga berakhir usaha keras tim PSP untuk menyamakan kedudukan tidak menuai hasil, meski beberapa peluang berhasil mereka ciptakan.
Laga kedua juga sangat menarik. Semen Padang yang hanya butuh hasil imbang mendapat perlawanan ketat dari tim Pra PON Sumbar. Sama dengan laga pertama, kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Namun dalam laga ini, tim Pra PON lebih beruntung, setelah penyerang andalannya berhasil melesatkan gol di menit ke-75.

Kendati berusaha membalas, namun setiap serangan yang dibangun Semen Padang mampu diredam para pemain belakang Pra PON Sumbar. "Kita dari paniti sangat puas dengan hasil turnamen ini. Mudah-mudahan kedepan iven seperti ini bisa kembali kita gelar," terang Dede. (Faisal)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru