oleh



Solsel Rangking 6 Program Vaksinasi MR

PADANG ARO (Metrans)

Sampai kemarin, capaian pelaksanaan vaksinasi measles rubella (MR) di Solok Selatan sudah mendekati angka 20 persen. Dari target sekitar 50 ribu anak usia 9 tahun - 15 tahun, hampir 10 ribu anak sudah di vaksin MR. Sisanya, diharapkan tuntas menjelang akhir September 2018.

"Pemberian vaksin MR terus dilakukan. Sasaran kita selama bulan Agustus ini, masih sekolah-sekolah," jelas Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman, kepada wartawan, Senin (27/8) di ruang kerjanya. Sekolah sasaran mulai dari murid PAUD, TK, SD dan SMP se Solok Selatan.


Didampingi Kasi Surveilance dan Imunisasi, Mega Verta Christina, menyampaikan bahwa untuk kegiatan pemberian vaksin MR secara massal tersebut, Dinas Kesehatan Solok Selatan menurunkan sebanyak 210 petugas. "Terdiri dari dokter, perawat dan bidan. Semuanya yang sudah memiliki STR atau surat tanda registrasi sebagai tenaga medis," kata Novirman.

Sementara, untuk tingkat Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok Selatan menduduki peringkat ke enam untuk capaian jumlah penerima vaksin. Tertinggi Kabupaten Kepulauan mentawai dan terendah Kota Bukittinggi. "Kita peringkat ke enam, setelah pesisir selatan," tukuk Kasi Surveilance dan Imunisasi, Mega Verta Christina. Mega memperoleh informasi itu Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar. Sebagai petugas yang dipercaya memantau pelaksanaan pemberian vaksin di Solsel, setiap hari dirinya berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi.

Kadis Kesehatan, Novirman, menyampaikan bahwa untuk mencapai target 50 ribu sasaran vaksin, pihaknya akan mempergencar sosialisasi terkait vaksin MR. Juga menambah waktu layanan yang diberikan. "Kalau jumlah petugas yang diturunkan, sudah ideal. Kita tidak akan menambah jumlahnya, tapi akan memaksimalkan kinerjanya," katanya. Setelah program pemberian vaksin di sekolah-sekolah selesai pada akhir Agistus 2018, akan dilanjutkan dengan pemberdayaan pelayanan kesehatan masyarakat. Vaksin MR bisa diperoleh di Puskesmas, Pustu, Posyandu dan Polindes.

Disinggung tentang kemungkinan tidak tercapainya target 100 persen untuk vaksin ini di Solok Selatan, Novirman mengatkan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin hal itu tidak terjadi. Sebab pemberian vaksin itu adalah untuk mepentingan kesehatan masyarakat sendiri. Sesuai fungsinya, dinas kesehatan akan melakukan beragam upaya untuk mencapai target yang dietapkan. "Langkah terakhir nanti, kita akan melakukan sweeping untuk pemberian vaksin ini," pungkasnya. (lin)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru