oleh



Tambah Jam Terbang, TI Sumbar Kirim Marstio ke Malaysia

PADANG (Metrans)
Menambah jam terbang serta untuk mengukur kemampuan jelang turun di iven yang lebih tinggi, Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar menggirim atlet andalannya, Marstio Hidayatullah kekejuaraan Malaysia Open G 1 di Kualalumpur, di Putrajaya Convention Centre, Putrajaya Malaysia 1-4 Maret.

"Marstio kita kirim ke Malaysia Open. Ini kami lakukan, karena di iven ini dia akan bersaing dengan taekwondoin nasional Indonesia. Dan sangat cocok untuk lawan tanding dan mengukur kemampuan," terang Ketua TI Sumbar Handrianto, Rabu (28/2).

Taekwondoin Indonesia yang akan menjadi pesaing Tio di Malaysia Open ini, Fauzi Akbar, Kadek Axcel Audrey. Selain dua taekwondoin ini, Tio yang akan berlaga pada kelas 58 Kg juga akan mengukur kemampuan dengan taekwondo tuan rumah M Iskandar, Navin Arikrisnasamy. Selain itu pada kelas Tio ini juga akn turun atlet asal India Kshitij Suresh, atlet asal Australia, Adrian Abela.


"Tio turun atas Nama Sumbar, pada kelas 58 kh ini, Tio akan bersaing dengan tujuh taekwondo asal Indonesia (dua orang), Malaysia (2 orang), India dan Australia," ujar Sabam sapaan akrap Handrianto.

Selama kejuraan, Tio akan didampingi pelatih Budi Ilyas. "Target kita uji coba saja, sebagai juara nasional dan pemain terbaik yg yg tidak dipanggil pelatnas. Kita hanya kirimkan Tio dan Budi sebagi 

-------------------------------------------------

Berita 4
I Made Wirawan Mulai Teroingirkan di Persib
BANDUNG (Metrans)
Penjaga gawang senior, I Made Wirawan dikabarkan mulai terpinggirkan di Persib Bandung. Musim lalu, mantan kiper timnas ini jarang bermain sejak menit pertama. Di masa pramusim ini, Made juga tidak disertakan dalam beberapa laga uji coba yang digelar Persib.

Sepanjang Liga 1 2017, menurut data, Made hanya tampil dalam 11 pertandingan Persib dengan menit bermain 990. Jumlah itu berselisih jauh dengan juniornya, M. M. Natshir Fadhil Mahbuby, yang tampil dalam 23 pertandingan dengan menit bermain 2.070.

Kemudian, saat Persib melawat ke Tasikmalaya dalam uji coba kontra tim Priangan Selection, Sabtu (24/2/2018). Tim pelatih hanya menyertakan Natshir dan Imam Arief Fadilah sebagai kiper.

Pelatih kiper Persib, Anwar Sanusi, membantah rumor itu. Ia mengungkapkan I Made Wirawan tidak diboyong bukan karena masalah teknis.

"Jadi bukan alasan teknis kami tidak memboyong Made. Tapi, karena ada satu kiper kami orang sana (Tasikmalaya), yakni Imam Arief. Sebagai orang sana, tentunya harus diikutsertakan," kata Anwar di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Rabu (28/2/2018).

Untuk memastikan Made tidak terpinggirkan seperti yang berkembang belakangan, Persib membawa mantan kiper Timnas Indonesia itu saat Persib beruji coba melawan Perserang Serang di Serang, Banten, Kamis (1/3/2018). Nama kiper berusia 36 tahun itu masuk daftar pemain yang dibawa pelatih Mario Gomez dalam lawatan itu.

"Sebenarnya kami ingin membawa seluruh kiper termasuk Imam dan Aqil ke Serang. Namun ada keterbatasan kuota pemain. Pertandingannya juga hanya satu kali. Jadi, tidak mungkin menurunkan semua kiper. Kami maksimalkan dua kiper saja," jelasnya.

Itulah mengapa, pelatih yang akrab disapa Away itu berharap Piala Indonesia benar-benar bisa digulirkan di musim 2018 ini. Pasalnya, bila digelar, kesempatan seluruh pemain, termasuk Made, untuk tampil jadi lebih besar.

"Kalau Piala Indonesia bergulir, pertandingan akan banyak dan melawan tim dengan level yang berbeda sehingga kesempatan kiper dan pemain di posisi lain untuk main juga lebih besar karena Persib akan menerapkan rotasi," tuturnya. (*/can)
 


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru