oleh



Taufik Hidayat Desak Pemko Padang Tuntaskan Pembebasan Lahan Jalan Ampang-Kampung Kelawi

PADANG (Metrans)
Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar Taufik Hidayat mendesak Pemko Padang segera menyelesaikan pembebasan satu titik lahan di jalan Raya Ampang Kampung Kalawi, yang saat ini kondisinya masih menyempit. Satu titik tepatnya sebelum Simpang Kampung Kalawi kondisinya rawan kecelakaan karena jalannya menyempit.  

“Awal tahun lalu sudah dianggarkan melalui dana pokok pikiran (pokir) saya senilai Rp200 juta. Ini untuk pembenahan irigasi Kampung Kalawi yang harus dipindahkan untuk pelebaran jalan,” kata Taufik Hidayat kepada Metrans, Selasa (7/8) di Padang. 

Menurut politisi Partai Hanura itu, sejak dilebarkan awal tahun 2011 lalu, satu titik lahan, tetapnya sebelum Simpang Kampung Kalawi, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji masih dibiarkan menyempit dan belum tuntas hingga kemarin.


Kondisi penyempitan saat ini menjadikan kawasan itu langganan macet arus kendaraan saat jam pergi dan pulang kantor. Selain macet, bibir jalan sepanjang 50 meter tersebut juga rawan longsor, karena irigasi yang belum dipindahkan terus mengikis dinding jalan.

Secara keseluruhan jelas Taufik, anggaran pokir yang dia dialokasikan untuk pembenahan irigasi di Kota Padang mencapai Rp1 miliar. Jumlah itu terbagi untuk 4 titik pada saluran tersier Irigasi Gunung Nago, termasuk salah satunya Irigasi Kampung Kalawi.

Sebelumnya Taufik sudah melakukan pembicaraan dengan pihak pemilik tanah di Kampung Kalawi, dan dia menganjurkan agar pemilik tanah segera mengajukan surat ke Pemko Padang untuk ganti rugi.

“Tapi sampai sekarang belum selesai, pembayaran belum dilakukan,” jelasnya.

Taufik menyarankan agar Pemko Padang segera melakukan pembayaran dan pengerjaan pemindahan irigasi yang menyempitkan jalan tersebut dapat dilakukan. Selama ini kata dia, pihak Pemko memang tidak mendapat titik temu dalam pembicaraan membahas nilai ganti rugi.

“Sekarang pemilik tanah sudah bersedia, ya jangan ditunggu lagi. Segera lakukan pembayaran sehingga lahan itu bisa dibebaskan untuk pelebaran jalan,"kata Anggota DPRD Sumbar asal daerah pemilihan Kota Padang ini. 

Untuk panjang jalannya sekitar 50 meter dengan lebar sekitar 7 meter. Taufik kembali menegaskan agar permasalahan lahan cepat dituntaskan, terlebih pihak PSDA Sumbar sebagai Dinas yang akan menangani pemindahan irigasi untuk pelebaran jalan tersebut sudah mendesak Taufik, agar segera dapat dikerjakan.

"Kalau masih belum tuntas tentu yang rugi masyarakat, dananya juga tidak akan terpakai dan menjadi Silpa," katanya.(pep)


Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru