Tembak Kepala Korbannya, Begal dari Jambi Dihajar Massa di Dharmasraya

Kapolres Dharmasraya AKBP Roedi Yoelianto tengah membezoek korban di RSUD Sungai Dareh


PULAU PUNJUNG (Metrans)

Begal dari Jambi menjarah ke Dharmasraya, seorang tukang ojek mereka tembak kepalanya untuk bisa merampas sepeda motor sang pengojek. Tapi nahas, dua bandit dari Bangko Jambi itu berhasil ditangkap massa yang memburunya, tak ayal keduanya ‘cair’ dihajar orang banya.

Peristiwa itu terjadi Sabtu akhir pekan lalu, ketika Kamel (5) pengojek yang biasa mangkal di depan Wisma Agung Pulau Punjung sedang menunggu penumpangnya. Tiba-tiba dua lelaki (yang kemudian diketahui bernama Suratman dan Anjar-red) memesan ojek. Keduanya minta diantar ke Durian Simpai. Tawar menawar harga, pas, lalu Kamel pun tancap gas.


Tapi di perjalanan persisnya di Simpang PT Bukit Raya Mudisa (PT.BRM) Jorong Durian Simpai, Kamel diminta turun dari kendaraannya.

Namun korban menolak, saat itu juga kepala korban ditodong dan langsung ditembak oleh Begal tersebut. Kamel terjatuh, sepeda motor pun langsung mereka ambil alih.

Sayangnya, warga yang mendengar dentuman senjata api mendatangi tempat itu. Begitu melihat Kamel bersimbah darah dan kedua pelaku berusaha menjalankan sepeda motor rampasan, warga pun mengejarnya. Kedua begal itu pun tak bisa mengelak lagi, mereka langsung dihajar massa. Tinju berketintam ke tubuhnya.

Untungnya setelah itu polisi datang dan langsung membawa kedua tersangka ke Mapolres Dharmasraya.

Kapolres Dharmasraya AKBP Roedi Yoelianto, yang didampingi Kasat Reskrim AKP, Ardi Nasution serta Kapolsek Pulau Punjung IPTU, Helmi di Rumah Sakit Sungai Dareh (RSUD) saat dijumpai awak media membenarkan kejadian tersebut.

"Telah terjadi aksi pencurian dengan kekerasan (curas) di Jorong Durian Simpai yang menimpa salah salah seorang tukang ojek, di mana tukang ojek ini ditembak kepalanya oleh dua orang yang diduga begal," kata Kapolres Rudy Yoelianto.

Kapolres menyebutkan, usai jadi bulan-bulanan warga, pelaku langsung dibawa ke RSUD untuk mendapatkan pertolongan. Sementara, pihak rumah sakit tengah berusaha mengeluarkan satu proyektil peluru yang bersarang di kepala korban.

Dari tangan pelaku, polisi menyita senjata api rakitan jenis revolver serta barang bukti lainnya seperti kunci letter T yang diduga akan digunakan untuk tindak kejahatan.

"Kita akan lakukan pengembangan kasus terhadap kedua pelaku, apakah kedua pelaku pernah terlibat kasus kruminal lainya. Dan saat ini, kedua pelaku masih berada di RSUD dengan pengawalan ketat." tegasnya.

Dari data beberapa bulan ini, sejumlah tragedi yang berujung maut datang silih berganti di Dharmasraya. Mulai tragedi berdarah, penembakan balita menggunakan gobok, di Kecamatan Koto Baru, transaksi Narkoba berujung maut di Kecamatan Asam Jujuhan serta pengancaman menggunakan senajata api rakitan di kecamatan Pulau Punjung, yang semua itu berhasil diungkap.(bib)

Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2017





Facebook Comments