oleh



Terhenti di Babak 8 Besar, PSP U-15 Mendapat Apresiasi

YOGYAKARTA (Metrans)
PSP U-15 gagal melangkah ke babak semifinal Kompetisi PSSI U15 Piala Suratin U-15, setelah dalam laga perempat final yang ditabuh di Stadion Dwi Windu Bantul, Selasa (24/10), Pandela Bungsu-julukan-PSP U-15 harus mengakui keunggulan wakil Banten, 0-1 (0-0).

Meski gagal melangkah ke babak empat besar, namun para punggawa PSP U-15 ini patut diapresiasi, soalnya perjuangan mereka di babak delapan besar ini sangat luar biasa. Malahan, secara permainan para punggawa muda ini mampu mengimbangi Banten yang diperkuat beberapa orang pemain nasional U-16. 

"Kita hanya kurang beruntung. Kemenangan diraih Banten, secara permainan kita tidak kalah, malahan kita saling serang dan menciptakan banyak peluang. Malahan pada menit ke-55 kita mendapat penalti, namun algojo kita gagal menyelesaikan tugasnya. Tapi itu tidak menjadi persoalan, anak-anak sudah memberikan hasil terbaik dengan sukses menembus delapan besar," ujar pelatih kepala PSP U-17, Herry Syarif usai pertandingan.


Memamang penampilan PSP dalam laga ini cukup menjanjikan. Meski materi lawan banyak yang punya pengalaman, namun Adira dkk tetap memperagakan permainan terbuka. 

Pada menit ke-20, PSP mendapat peluang emas lewat aksi Adira, namun tendangannya masih mampu diantisipasi penjaga gawang Banten. Termotivasi dengan peluang emas itu, para pemain PSP makin meningkatkan gempurannya.

Terus ditekan, Banten bangkit dengan lebih berani keluar menyerang, strategi Banten ini cukup mumpuni, buktinya beberapa peluang berhasil mereka ciptakan. Namun, hingga turun minum jala PSP yang dikawal Havis gagal dijebol tim Banten.

Di babak kedua, pertandingan semakin menarik. PSP yang terus berusaha membobol jala Banten melakukan tekanan dari semua lini. Strategi itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang. Peluang terbesar diraih PSP menit ke-55.

Pandeka Bungsu mendapat hadiah penalti, setelah pemain belakang Banten, melakukan pelanggaran dalam kotak penalti. Namun, gelandang serang PSP Revo yang dipercaya sebagai algojo, gagal menyelesaikan tugasnya, setelah tendangannya sukses diantisipasi penjaga gawang Banten.

Berhasilnya penjaga gawang Banten menahan tendangan penalti PSP, menambah motivasi mereka untuk tampil lebih lepas. Mereka meningkatkan volome serangannya dan menit ke-68, mereka sukses membobol jala PSP, setelah memanfaatkan sebuah kemelut di depan jala Havis.

Tertinggal 0-1, PSP melakukan perubahan dengan memasukan beberapa tenga baru, namun strategi itu tidak banyak pembantu, meski beberapa peluang berhasil mereka ciptakan. Hingga laga berakhkir kedudukan 1-0 untuk keunggulan Banten tetap bertahan. (can)


Editor :  Faisal Budiman

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru