oleh

LOMBA DEBAT NASIONAL UNPHORIA

Tiga Juara Disabet Perguruan Tinggi Pulau Jawa

PADANG (Metrans)

Tiga Perguruan Tinggi (PT) dari pulau Jawa lebih unggul dalam Lomba Debat Nasional (LDN) yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabinet Sinergi 67 Universitas Negeri Padang (UNP). LDN ini digelar dalam serangkaian acara UNPhoria 2017, yang dikuti oleh 32 tim dari 22 PT di Indonesia.

“Debat nasional ini diikuti oleh 32 tim dari perguruan tinggi se Indonesia, diadakan di Auditorium Prof. Kamaluddin Fakultas Ekonomi dari tanggal 2-3,” kata Muhammad Haris Sabri, Presiden Mahasiswa UNP di atas panggung Laga-laga Nan Balinduang Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP dalam acara puncak UNPhoria, Jum’at (3/3) malam.


Adapun tiga PT dari pulau Jawa yang berhasil meraih juara dalam LDN yang bertema “Eksistensi Perempuan dalam Era Globalisasi” ini, seperti Politeknik Bandung sebagai juara I, Universitas Sebelas Maret (UNS) juara II, dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai juara III, sedangkan juara IV diraih oleh UNP.

Empat PT ini mampu mengalahkan Universitas Jendral Soedirman, Universitas Jember, UPI Bandung di delapan besar. Sementara PT yang hanya mampu bersaing 16 besar seperti Universitas Negeri Semarang, Universitas Bengkulu, Universitas Gajah Mada, Universitas Mulawarman, dan Universitas Air Langga.

Delegasi tim Politeknik Negeri Bandung, Zefanya Alanza CL asal Garut dengan rekan timnya Sarah Safira Sofiani asal Cimahi, mengatakan merasa bangga bisa menjadi juara pertama, dan bisa mengalahkan tim dari PT ternama lainnya. Zefa mengakui tidak menyangka bisa jadi pemenang, sebab sistem yang digunakan dalam bahasa Indonesia ini jauh dari sistem debat pada umumnya.

“Mungkin UNPhoria ini pertamakali memakai sistem British Parliamentary, umumnya dengan sistem Asian Parliamentary. Jadi, dalam sistem ini setiap tim ya harus pandai mengatur strategi dalam menghadapi lawan,” jelas mahasiswa yang juga aktif di Fellas Politeknik Negeri Bandung ini.

Sebelumnya dua mahasiswa jurusan International Marketing angkatan 2015 ini juga mengatakan keikutsertaannya dalam LDN ini hanya modal nekat saja untuk menambah pengalaman. Namun dengan adanya adanya dukungan dari pihak kampus akhirnya bisa datang ke Padang mengikuti LDN di UNP. Selain itu persiapan dalam memenangkan LDN ini dengan latihan, baca materi, dan sharing.

“Pihak kampus sangat mendukung, hanya saja proses administrasinya agak sulit, sebab jadwal kuliah padat, dan semua proses ke Padang diurus sendiri, sekaligus ini juga sebagai kompetisi debat pertama Sarah,” kata mahasiswa yang sudah melalang buana dalam lomba debat sejak SMA ini.

Selain LDN, dalam kegiatan UNPhoria ini juga mengadakan lomba lainnya, seperti Solo Song, dan Fashion Show. Semua pemenang lomba diumumkan di malam puncak UNPhoria. Pembagian hadiah diserahkan secara langsung oleh Wakil Rektor III UNP, Prof. Dr. Ardipal, M.Pd., berupa  piala, sertifikat, dan uang tunai. (why)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru