oleh



Tingkatkan Rasio Internetisasi di Daerah 3T, ICON+ Luncurkan Internet Satelit di Desa Saliguma

SALIGUMA (Metrans)

PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Barat (UIW Sumbar) melalui anak perusahaannya, PT. ICON+ menyambung internet di Desa Saliguma, Kecamatan Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (17/9).

Penyambungan internet berbasis satelit atau very small apperture terminal (VSAT) itu turut dihadiri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro saat sekaligus meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) khusus bambu di Desa Saliguma.


General Manager Icon+ SBU Pekanbaru, Widi Kristiawan menyebut, layanan internet pedesaan VSAT tersebut diberi nama 'Ides Cafe'. Ini merupakan langkah awal menuju internet rakyat yang diharapkan dapat meningkatkan rasio internetisasi dan konektivitas di daerah yang tertinggal.

(Baca juga: Tiga PLTBm di Kepulauan Mentawai Diresmikan Menteri PPN)

"Layanan internet pedesaan VSAT ini diberi nama Ides Cafe. Ini merupakan langkah awal menuju internet rakyat yang diharapkan dapat meningkatkan rasio internetisasi dan konektivitas di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang belum terjangkau oleh jaringan internet," ungkapnya.

Sebagai salah satu daerah yang termasuk kategori 3T, Kabupaten Kepulauan Mentawai memang senantiasa mendapatkan perhatian dari Pemerintah, baik pusat maupun daerah.Tidak terkecuali untuk pengembangan kelistrikan di kepulauan yang sudah terkenal akan keindahannya tersebut.

Kecepatan yang ditawarkan memang tak semewah koneksi melalui kabel serat optik. Ides Cafe menjanjikan kecepatan download 2 Mbps.

"Kecepatannya 2Mbps. Namun kecepatan segitu cukup bisa dipakai untuk daerah terpencil yang tidak terjangkau serat optik," ungkapnya.

Ia mengatakan, ke depannya, pihaknya akan memperluas jangkauan layanan di desa-desa yang lain  yang masih belum memiliki akses internet.

"Nanti kalau yang di Saliguma berhasil, pihak desa lain tertarik untuk menggunakannya, kita akan layani. Nanti kita bertahap, yang penting sudah ada pilot project-nya," pungkas Widi.

Diketahui, hingga saat ini, hanya beberapa daerah di Kepulauan Mentawai yang terhubung dengan layanan internet, salah satunya di Sipora. Sedangkan pulau lainnya baru dijangkau jaringan telepon. Itu pun, masih banyak kawasan blank spot-nya.

Saat Metrans turut menghadiri kegiatan di Desa Saliguma, hanya dapat mengakses jaringan telepon dan tak terhubung dengan layanan internet pada seluruh provider. Namun, berkat layanan internet dari ICON+ dan Ides Cafe, seluruh tamu undangan dapat terhubung dengan internet melalui jaringan yang telah disediakan ICON+.

[Raihan Al Karim]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru