oleh

JUAL BELI TANPA SUARA

Tradisi "Marosok", Cara Jual Beli Sapi Pedagang Minang

BATUSANGKAR (Metrans).

Menjelang hari Raya Idul Adha masyarakat bersiap untuk melakukan qurban, tidak terkecuali melakukan jual beli sapi ke pasar ternak tradisional.

Berdasarkan pantauan Metrans di salah satu pasar ternak Batusangkar yang berlokasi di nagari Cubadak kecamatan Lima Kaum, Kamis (9/8) ada tradisi yang unik.


Tradisi unik tersebut  terjadi dalam jual beli ternak, yakni tradisi marosok (berjabatan tangan).Tradisi ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, dan terus dilestarikan, baik oleh pedagang sapi, maupun pembeli sapi.

Tradisi marosok biasa digelar di pasar ternak di sejumlah kawasan di Sumatera Barat. Berbeda dengan transaksi jual beli pada umumnya.

Transaksi  marosok dilakukan berdua antara penjual dan pembeli dengan menggunakan bahasa isyarat. Pedagang dan pembeli saling berjabat tangan, dan memainkan jari tangan mereka untuk bertransaksi nominal harga.

Uniknya, permainan jari ini tertutup bagi orang lain, karena si penjual dan pembeli menutupi tangan mereka dengan sarung, baju, atau handuk. Tujuan dari sikap ini adalah agar orang lain tak mengetahui proses transaksi tersebut, Sehingga harga ternak yang dijual oleh pedagang hanya diketahui oleh si pembeli.

Jika transaksi berhasil, setiap tangan saling melepaskan. Sebaliknya, jika harga belum cocok, tangan tetap menggenggam erat tangan yang lain seraya menawarkan harga baru yang bisa disepakati.

Menurut Azwar salah seorang pedagang sapi di pasar ternak Batusangkar ungkapkan setiap jari melambangkan angka puluhan ribu, ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah. 

"Marosok hanya untuk menjaga kerahasiaan harga sapi dari pedagang lainnya. Selain itu, marosok juga untuk menghargai harga jual sapi," ucap Azwar. 

Sementara Anton seorang pembeli saat di tanya Metrans katakan, tradisi marosok sudah turun temurun dari dulunya, saya rutin tiap tahunnya membeli sapi untuk qurban yang di percaya oleh jamaah bersama pengurus masjid. Dalam transaksi jual beli saya melakukan penawaran dengan marosok (berjabat tangan dalam sarung) kalau cocok baru lakukan bayar tunai, ungkapnya usai melakukan transaksi. (eri)


Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru