oleh



Usai Beli Sabu Senilai Rp22 Juta, Dua Pengedar Narkoba ini Dibekuk Polisi

LUBUK BASUNG (Metrans)

Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agam membekuk dua tersangka pengedar narkotika jenis sabu seberat 24,03 gram. Dua tersangka itu berinisial SP(29) dan MM(37). Keduanya dibekuk di dua lokasi berbeda. SP ditangkap saat akan melakukan transaksi di Halte Balai Ahad, Nagari Lubuk basung, Kecamatan Lubuk Basung, Jumat (15/3).

"Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba yang dilakukan SP, dan kita langsung membekuk tersangka. Dari tangan SP, petugas mengamankan satu paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik bening dan dibungkus lagi dengan kertas rokok, satu buah kotak rokok warna biru, dan satu unit telepon genggam merek Samsung warna hitam," kata Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri, Sabtu (16/3).


Lebih lanjut kata dia, dari pengakuan SP, barang haram itu diperoleh dari tersangka MM. Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agam langsung melakukan penggeledahan terhadap MM yang saat itu sedang berada di rumahnya.

"Dari tangan MM, petugas menemukan empat paket narkoba diduga jenis sabu yang dibungkus plastik bening, satu kotak rokok warna emas, satu unit timbangan hitam, satu unit telepon genggam Nokia biru, satu kotak rokok Marlboro yang berisikan satu buah mancis putih dan satu buah jarum bagian salah satu ujungnya gulungan timah rokok, satu bungkusan plastik warna bening berisikan plastik bening, satu bungkus plastik bening berisikan dua buah sendok pipet plastik bening dan lima kertas karton membuat lem plastik, dan sebuah gunting," jelasnya.

Menurut pengakuan MM, narkotika jenis sabu itu diperoleh dari sang kakak yang berinisial D. Menurutnya, sang kakak saat ini berdomisili di Medan, Sumatera Utara. Dia juga mengaku, sabu tersebut dibeli dengan harga Rp22 juta dan dikirim beberapa hari yang lalu melalui seorang kurir.

"Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah kita amankan di Polres Agam guna proses selanjutnya. Atas perbuatannya, kedua tersangka diancam pasal 112 jo pasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotka dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tutupnya. (Raihan Al Karim)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru