oleh

DI PESISIR SELATAN

Usai Gorok Leher Istri, Andi Dibekuk Polisi, Korban Alami 30 Jahitan

PAINAN (Metrans)

Unit Reksrim Polsek Ranah Pesisir meringkus Andi (24) yang melakukan penganiayaan kepada Ani (38) istrinya sendiri dengan menggorok leher istrinya menggunakan sebilah pisau yang mengakibatkan korban mengalami luka 30 jahitan. Pelaku diringkus di Nagari Nyiur Melambai Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (16/10) sekira pukul 09.30 WIB.

Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Cepi Noval melalui Kapolsek Ranah Pesisir, Iptu Erianto membenarkan penangkapan terhadap pelaku penganiaya istri tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/10) sekira pukul 00.30 WIB di rumah pasangan suami istri tersebut.


"Kronologi kejadian berawal saat pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memecah kaca jendela. Kemudian pelaku membuka jendela tersebut. Bahkan sesampai di dalam rumah, pelaku mendobrak pintu ruang tamu sebanyak 3 kali. Setelah berhasil masuk ke dalam kamar, pelaku langsung memegang dan mencekik leher sang anak sambil mengayunkan sebilah pisau ke depan wajah anak tersebut dan berkata 'Saya bunuh anak ini'," kata Iptu Erianto saat menjelaskan kronologi kejadian.

Melihat kejadian tersebut, kata dia, korban berusaha merebut sang anak dalam pegangan pelaku, sehingga tanggan korban luka pada bagian jari-jari tangan kiri akibat terkena pisau pelaku. Kemudian anak tersebut lepas dari pegangan pelaku dan korban lari keluar rumah. Namun pelaku mengejar korban, sesampai di depan teras rumah, pelaku berhasil memegang tangan korban.

"Begitu berhasil memegang tangan korban, pelaku langsung menggorok leher korban menggunakan pisau. Kemudian pelaku langsung melarikan diri melalui belakang rumah korban. Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka jahitan di bagian leher sebanyak 30 jahitan. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Balai Selasa," tambah Kapolsek.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat itu, pelaku berhasil melarikan diri. Atas informasi warga setempat bahwa adanya peristiwa ini, pihaknya mendatangi dan mengecek tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita langsung datangi TKP. Untuk memburu pelaku yang kabur, kita dibantu masyarakat melakukan pencarian dan penyisiran di setiap kampung yang ada di Nagari Nyiur Melambai dan Nagari Pelangai sampai pukul 05.00 WIB. Dan sekira pukul 09.30 WIB, kita memperoleh keberadaan pelaku. Dan bersama masyarakat, dilakukan penangkapan terhadap pelaku," lanjut dia.

Amarah warga tak terbendung lagi saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku. Akibatnya, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa dan pihak kepolisian cepat membawa pelaku ke Mako Polsek Ranah Pesisir guna proses penyelidikan.

"Saat itu pelaku langsung kita bawa ke Mako Polsek karena massa yang sangat ramai dan sempat jadi bulan-bulanan warga. Dan hasil koordinasi kita dengan Satreskrim Polres Pesisir Selatan, penanganan kasus ini kita limpahkan ke Satreskrim," kata dia.

Ia menambahkan, bahwa pelaku ini merupakan pasangan suami istri dan cek-cok di Pekanbaru dan pada akhirnya korban pulang ke kampung halaman dan dibuntuti oleh sang suami (pelaku) saat pulang ke kampung halaman. Namun setiba di kampung, kembali terjadi cek-cok dan akhirnya terjadi penganiayaan. Pelaku, kata dia, merupakan residivis kasus pencurian. (mil)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru