oleh



Wagub Sumbar Jamin Pemerintah Beri Perhatian Untuk Mentawai

18 Januari 2018

Sikakap, (Metrans)- Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menegaskan pemerintah puSat tetap memberikan perhatian beSar dalam proses percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, agar kabupaten dengan julukan Bumi Sikerei ini segera keluar dari identitas sebagai daerah 3T ( Termiskin, Tertinggal dan Terluar) di Sumatera Barat.

“ Kita patut berterima kasih, karena pemerintah puSat tetap memberikan perhatian beSar kepada Mentawai dalam memacu dan melakukan percepatan pembangunan,agar Mentawai segera biSa keluar dari status 3T,” Ujar Wagub Nasrul Abit pada acara Penyerahan Bantuan Kapal Ikan, Rumah Nelayan dan peresmian PaSar Ikan Higenis di Sikakap Kepulauan Mentawai, Rabu ( 17/1).

Menurut Nasrul, meskipun masih dalam perencanaan dalam pembangunan trans Mentawai laut (tol Laut) dan juga trans Mentawai darat, namun rencana dari pemerintah puSat itu patut diapresiasi dan harus mendapat dukungan penuh, karena dengan adanya dukungan maka akan terjadi sinergisitas dalam memajukan pembangunan di Mentawai.

Nasrul mengakui, potensi dari hasil perkebunan seperti  piSang, coklat, talas, dan kopra di Mentawai Saat ini masih terkendala dengan maSalah transprotasi.


“ kita harus akui hasil kebun di Mentawai masih terkendala dengan maSalah transportasi, kita contohkan harga piSang Satu sikat di Taniti  Siberut Barat Daya  Rp.15.000, sementara biaya transportasinya untuk membawa keluar Satu sikat piSang itu sudah Rp. 50.000, sehingga masyarakat tidak Sangup lagi menjual, dan kalau mau dijual, berapa lagi mau dijual, ungkap Nasrul Abit sedih.

Disisi lain, Nasrul Abit juga memuji semangat Bupati Yudas Sabaggalet yang ingin memajukan pembangunan pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan potensi laut yang ada, seperti pengelolaan   ikan Tuna, Cakalang, Lopster, Krapu serta jenis ikan lainnya, “ Kita juga berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan  RI, melalui Perum Perikanan dapat melakukan pelatihan terutama untuk nelayan Mentawai agar biSa profesional, dan biSa memperoleh tangkapan ikan yang memadai ” Ujarnya

Kata Nasrul, pembangunan pengembangan potensi laut juga merupakan upaya mengeluarkan Mentawai dari daerah Tertingga dan Termiskin, dan Pemprov Sumbar siap memfasilitasi, memback up kerjaSama Perum Perikanan Indonesia dengan Pempkab Mentawai.

Wagub Nasrul Abit yang mempunyai hobi memancing di kawaSan laut Mentawai itu memperkirakan Mentawai masih membutuhkan dana sekitar 2,4 Triliun untuk kebutuhan pembiayaan percepatan pembangunan .

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Bramantio menyampaikan, pemerintah puSat menitik beratkan pembanguan pada daerah-daerah titik terluar sebagai bagian dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Republik Indoesia,”  Pulau-pulau terluar sebagai garda terdepan kesejahteraan masyarakat, karena itu pemerintah akan memberikan perhatian dalam memajukan daerah terluar sesuai dengan potensi terutama potensi laut, Ujarnya

Sementara, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet menyebutkan, bahwa daerah yang dipimpinnya bertekad akan memanfaat potensi laut dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah, mengingat  potensi laut yang begitu beSar,” kami mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang mengalir ke daerah kami, baik dari pemerintah puSat maupun dari pemerintah propinsi, ini semua tentu akan membantu pertumbuhan ekonomi dan juga dapat membantu dalam percepatan pembangunan di Mnetawai untuk segera keluar dari daerah 3T,” Kata Yudas

Menurut Yudas dengan adanya dukungan,  kerjaSama dari berbagai pihak, terutama dengan Perum Perikanan Indonesia, pelatihan, pemberian kapal, serta kerjSama jual beli ikan tentu akan berdampak beSar dalam kemajuan Mentawai.

Yudas juga berharap, agar kawaSan laut di Sikakap dapat menjadi puSat ekspor ikan terbeSar di wilayah barat Indonesia., “ ini yang menjadi mimpi Saya, agar Sikakap ini kedepan biSa menjadi puSat ekspor ikan terbeSar wilayah barat Indonesia,” harap Yudas

Pada kesempatan itu, Yudas juga langsung menerima beberapa bantuan antara lain dari Kementrian Kelautan melalui program SKPT th. 2017,berupa kapal ikan 5 GT sebanyak 15 unit, bantuan alat tangkap gilnet millenium 15 unit, Coolbok kapasitas 1 ton 5 unit, Mobil pick up pengangkut es 1 unit, jalan dan talut pelabuhan sepanjang 40 meter.
Dari Pemprov Sumbar,memberikan bantuan berupa  pembanguan rumah nelayan 8 unit, pembangunan paSar ikan, pabrik es kapasitas 15 ton 1 unit dan pembangunan jalan dan drainase. (admin)


Editor :  Faisal Budiman

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru