oleh



Warga Taeh Baruah Gempar, Mayat Azwarni Ditemukan Membusuk di Gubuknya

SARILAMAK (Metrans)

Azwarni bin Syarkani (68), ditemukan warga di sekitar Koto Puji, Jorong Kubu Gadang, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, sudah menjadi mayat di dalam gubuk, Selasa (26/3) sekitar pukul 13.00 Wib.

Azwarni diduga sudah meninggal sejak dua hari lalu dan baru diketahui masyarakat setelah bau busuk menyengat di sekitar rumahnya mulai menyebar sejak Selasa pagi. Setelah masyarakat mencari tahu dari mana asal bau menyengat itu, akhirnya diketahui bau itu berasal dari dalam rumah gubuk berukuran 4x4 milik Azwarni yang akrab disapa warga sekitar dengan panggilan, Imam.


Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditemukan ditubuh Imam. Dari pemeriksaan tim medis dan pihak kepolisian dari Polsek Payakumbuh, Imam meninggal secara wajar di atas kasur tempat tidurnya. Dan memang, Imam tinggal seorang diri di gubuk kecil itu setelah berpisah dari istrinya.

Semetara 4 orang anaknya sudah besar dan berumah tangga dan tinggal jauh dari gubuknya, sehingga tidak ada yang tau apa penyebab Imam meninggal, mengingat hari Sabtu (23/3) Imam masih terlihat berbelanja untuk memasak dan terlihat sehat.

"Memang ada warga kita ditemukan sudah meninggal di dalam rumahnya di atas kasur. Dia tinggal seorang diri setelah berpisah dari istrinya. Sementara anak-anaknya sudah besar dan berkeluarga yang tinggal jauh darinya. Jadi masyarakat sekitar mulai mencium bau menyengat disekitar lokasi, setelah dicari sumbernya maka tercium dalam kediaman Imam. Dan memang rumahnya terkunci dari dalam," sebut Walinagari Taeh Baruah Safri, SHI, Selasa (26/3)

Disampaikan Safri, disamping Imam juga ditemukan sejumlah uang di dalam karung dan di bagian pinggang yang disimpan, dilipat dan dibungkus dalam plastik. Uang itu terlihat sudah lama terlipat dan sebahagian sudah tidak bisa digunakan lagi karena tidak berlaku lagi.

"Dia meninggal wajar. Memang di sekitarnya ditemukan uang lama dan juga uang baru. Uang ini dilipat disimpan dalam karung yang dibungkus plastik dan juga dibagian saku pinggang," terang walinagari sembari menyebut bahwa saat ini jenazah Imam menuju pemakaman.

Kapolsek Payakumbuh AKP Aprinalubis membenarkan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan Tim Inavis Polres Payakumbuh, tim medis tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan ditubuhnya.

"Memang benar ada penemuan mayat yang sudah meninggal diduga sejak dua hari lalu dan kondisinya sudah mulai mengeluarkan bau. Sehingga masyarakat sekitar mulai mencium bau busuk dan mendapati sumber bau itu dalam rumah korban, sehingga kita datangi lokasi dan dilakukan pemeriksaan medis sehingga diketahui korban meninggal secara wajar," sebut kapolsek kepada awak media (*)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru