oleh

SAKSIKAN PACU JAWI DI TANAH DATAR

Wisatawan Malaysia Minta Kebersihan Lingkungan Tetap Terjaga

BATUSANGKAR (Metrans)

Wisatawan asal negara Malaysia, Hasyim Anang mengharapkan masyarakat yang menyaksikan kegiatan Pacu Jawi dapat menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi acara tersebut.

"Tampak elok bilamana sampah plastik, botol minuman, makanan bahkan kotoran hewan dibersihkan di sekitar lokasi kegiatan," kata Hasyim saat menyaksikan Alek Pacu Jawi di hamparan Bawah Baru, Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (25/8).


Pemimpin Media Karangkraft Grup Malaysia ini menyampaikan panitia pelaksana dapat menyedia tempat sampah di sekitar lokasi Pacu Jawi, sehingga para pengunjung tidak membuang sampah sembarangan lagi.

Kemudian, panitia juga hendaknya dapat memisahkan lalu lintas hewan sapi dengan masyarakat, sehingga kotoran hewan tidak berserakan dan terinjak-injak yang menyebabkan bau tidak sedap.

Hasyim sangat mengapresiasi keunikan dan keasrian adat budaya yang terlihat saat alek pacu jawi berlangsung.

"Ini pertama kali saya melihat kegiatan pacu jawi, belum ada saya temukan di daerah lain, cukup unik, menarik, dan asri, " katanya didampingi pegiat wisata Malaysia, Mohd Noordin.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar, Jemmy menyampaikan, pihaknya sangat berterima kasih atas masukan dari para wisatawan mancanegara tersebut untuk kebaikan kegiatan Pacu Jawi ke depan.

"Kita akan sampaikan kepada panitia pelaksana untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar acara pacu jawi," katanya.

Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma mengharapkan keunikan alek Pacu Jawi di daerah ini akan selalu tetap dijaga dan terus dilestarikan.

"Kegiatan pacu jawi di daerah kita ini sangat unik dan berbeda dengan daerah lain, sehingga perlu dilestarikan sebagai budaya dan tradisi masyarakat Tanah Datar," katanya.

Ia menyebutkan Pacu Jawi ini sangat unik dan menarik, sehingga menjadi salah satu agenda pariwisata yang disukai para fotografer dan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Di sisi lain, Pacu Jawi juga mempunyai dampak positif bagi perekonomian dan sosial budaya masyarakat yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

"Saat kegiatan Pacu Jawi berlangsung, masyarakat dapat menggelar berbagai jenis makanan dan minuman, disamping itu, bagi peternak sapi juga dapat meningkatkan kesejahteraannya dimana setiap sapi pacuan akan punya nilai jual yang tinggi dibanding sapi biasa," katanya. (fan)


Editor :  Febriansyah Fahlevi

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru