oleh



10 Titik Lokasi di Sawahlunto akan Terkoneksi Internet Gratis, Warga Sambut Antusias

SAWAHLUNTO (Metrans)

Masyarakat di beberapa daerah di Sawahlunto akan menikmati internet gratis melalui Warung Ides, program internet rakyat oleh PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+) yang akan diresmikan oleh Walikota Sawahlunto, Deri Asta di Gedung Pusat Kebudayaan, Kamis (10/10). Apa tanggapan masyarakat sekitar?

Sariwijaya (40), salah seorang warga setempat menyambut positif program yang akan diresmikan tersebut. Dengan adanya layanan internet gratis itu, ia menilai akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.


"Sekarang dengan hadirnya internet gratis disini, dengan menghidupkan internet disini, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di bawah. Sebelumnya kan bintangnya Sawahlunto ini batu bara dan pariwisata, dengan internet ini, mana tau bisa jadi bintangnya Sawahlunto," ungkap Sariwijaya yang juga pedagang minuman di kawasan Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto, Rabu malam (9/10).

Menurutnya, sebagian besar masyarakat di Sawahlunto, termasuk dirinya sendiri, sangat membutuhkan akses internet. Namun dengan biaya yang mahal, mereka susah mendapatkan akses internet.

"Pertama paket internet mahal, kedua kebanyakan orang kesusahan dalam masalah biaya langganan internet. Untuk masyarakat ke bawah sangat berat, sedangkan kami butuh. Kami ingin berusaha, tapi gak punya ilmu. Dengan internet ini, kami bisa memiliki ilmu yang mumpuni. Apakah itu di bidang kuliner, atau aspek lainnya," tambah dia.

Ia mencontohkan, saat ini di Sawahlunto, banyak para pensiunan dini tambang batu bara Ombilin. para pensiunan pertambangan yang mulai menggali perut bumi untuk mencari batu bara sejak 1868 itu, kebanyakan menjadi tukang ojek karena tak tahu ingin menyalurkan keahlian.

"Karena memang masyarakat kita sangat butuh yang seperti itu. Contohnya pensiunan dini Ombilin, banyak yang jadi tukang ojek karena tak tahu kemana akan disalurkan keahliannya. Dengan adanya internet ini, mereka bisa mencari inspirasi dan menimba ilmu, bahkan bisa menciptakan lahan pekerjaan. Mudah-mudahan jadi jendela untuk memajukan daerah ini," tambah dia.

Ia juga meminta agar pihak ICON+ bisa memfasilitasi dan menjembatani mereka untuk bisa menciptakan impian-impian mereka, bahkan hingga daerah-daerah terluar di Sawahlunto. Menurutnya, cikal bakal industri kecil di kalangan masyarakat ke bawah sangat banyak.

"Kami minta agar ICON+ bisa memfasilitasi dan menggerakkan hal itu semaksimal mungkin. Perjuangan harus sampai-sampai, kalau bisa sampai ke daerah pelosok di Sawahlunto. Apalagi sudah ada cikal bakal industri kecil disana," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar pihak terkait juga mengadakan penyuluhan terkait penggunaan internet gratis yang akan diluncurkan tersebut. Sebab, jika tidak dilakukan penyuluhan, masih banyak masyarakat yang masih memiliki pengetahuan minim terkait penggunaan internet.

"Dengan adanya internet gratis ini, diharapkan juga diadakan penyuluhan bagaimana menggunakan internet yang benar dan bijak, agar masyarakat paham dan tidak disalahgunakan oleh masyarakat dan pastinya bermanfaat. Contohnya saja, masyarakat yang ahli menjahit, mereka pintar buat baju dan celana, tapi bingung mau menjualnya kemana. Dengan adanya ini, tentu mereka tak perlu bersusah payah lagi karena banyak ide-ide kreatif," pungkasnya.

Sebelumnya, General Manager Icon+ SBU Pekanbaru, Widi Kristiawan mengatakan, Warung Ides merupakan langkah awal menuju internet rakyat yang diharapkan dapat meningkatkan rasio internetisasi dan konektivitas di daerah yang tertinggal. Dengan keberadaan Warung Ides, masyarakat dan pemerintah di desa-desa di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), akan dapat memanfaatkan koneksi internet secara gratis namun dengan layanan yang andal.

Ada tiga tujuan utama dari keberadaan Warung Ides. Pertama ialah peningkatan pendidikan masyarakat melalui kemudahan akses informasi dan distance learning. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menciptakan komunitas digital di pedesaan. Dan ketiga ialah solusi digital village yang menyinergikan pelayanan pemerintah desa dengan masyarakat melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Sampai saat ini, ICON+ telah membangun Warung ides 4.092 titik yang tersebar di seluruh Indonesia seperti di Langsa, Toba, Belitung Timur, Tasikmalaya, Wonosobo, Banyuwangi, Mandalika, Badung, Pantai Losari, Kutai Timur, Sangat, dan lainnya. ICON+ menargetkan ke depannya akan ada 15 ribu Warung ides (atau nama lain sesuai kebudayaan setiap daerah) di seluruh Indonesia. Sementara, di Kota Sawahlunto sendiri, Warung Ides akan disebar di 10 titik di Kota Sawahlunto. 

[Raihan Al Karim]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru