PAGANG GADAI DAN JUAL BELI BATAL

250 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Eksekusi Tanah di Pessel

Petugas melakukan pengamanan saat pemancangan dilakukan di lokasi Pulau, Selasa (18/7)

PAINAN (Metrans)

Sebanyak 250 personel Polres Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, diterjunkan untuk mengamankan proses eksekusi tanah di Kampung Kapujan, Kenagarian Kapujan, Kecamatan Bayang Pesisir Selatan, Selasa (18/7/2017 ) sekitar pukul 10.30 WIB.

Berlangsungnya eksekusi tanah seluas lebih kurang satu Hektare tersebut membatalkan pagang gadai dan jual beli yang disebabkan tanpa seizin dengan mamak yang tertua dan keponakanya di daerah itu.


Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Pesisir Selatan, AKBP. Fery Herlambang mengatakan, dalam pengamanan proses eksekusi tanah tersebut pihaknya mengerahkan sebanyak 250 personel.

"Dan tanah itu terdiri dari 11 titik, di antaranya dilokasi Pulau empat titik. Kemudian di lokasi Arau sebanyak tujuh titik," ucap kapolres

Adapun dasar eksekusi tersebut adalah salinan putusan Pengadilan Negeri Painan 13/Pdt. G/1992 PN. Pin jo putusan Pengadilan Tinggi Padang tanggal 12 November 1993 No. 83/PDT. G/1993/PT. Jo putusan Makamah Agung Republik Indonesia.

"Eksekusinya dilakukan Selasa pagi ini. Kami hanya membantu pengamanan saja," sebutnya.

Sementara Risnaldi (39), kuasa penggugat mengatakan, tanah seluas lebih kurang satu Hektare yang dieksekusi itu digadaikan oleh mamak kepala waris. Dimana pada saat itu, mamak kepala waris yang mewakili  pada saat itu dalam mengadaikanya tanpa seizin mamak yang tertua dan keponakan.

"Makanya saya membatalkan pagang gadai dan jual beli ini. Sebab tidak seizin mamak yang tertua dan keponakanya," ujarnya.


Jangan Lewatkan