Cluster Pasar Raya Padang

571 Orang Tes Swab. 497 Orang Negatif, Andre Lanjutkan Tes

Kepala Dinas Perdagangan Padang, Andre Algamar memberi keterangan kepada wartawan

Padang, Metrans - Kasus positif Covoid -19 di cluster Pasar Raya Padang terus bertambah, hingga saat ini sudah ada sekitar 148 kasus. Hal itu terjadi, karena Dinas Perdagaan Kota Padang melakukan tes swab massal.

“Yang positif ada benambahan, namun persentasenya sangat kecil dari jumlah orang yang kami lakukan tes swab" ujar Kepala Dinas Perdagangan Padang, Andre Algamar, Kamis (28/5/20) kepada wartawan.

Katanya, saat ini sudah ada sekitar 800 pedagang Pasar Raya, Padang telah menjalani pemeriksaan tes swab, di mana tahap pertama dilakukan selama tiga hari sebanyak 571 orang. Dari jumlah ini, hasil yang telah keluar hanya 38 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan yang negatif jumlahnya sangat banyak, yakni 497 orang. Sementara sisanya dari tes swab tahap pertama ini sekitar 36 orang lagi masih menunggu hasil.


"Saat ini kami melakukan tes swab tahap dua, di mana kami akan melakukan tes selama dua hari. Di mana, tes tahap dua ini diikuti sekitar 198 orang," terang Andre.

“Semakin banyak kita tes swab, semakin banyak kita ketahui orang tanpa gejala. Saya mengajak seluruh stakeholder di seputaran pasar mari bersama-sama kita melakukan tes swab,” pinta Andre.

Andre menjelaskan, dari total 148 kasus, tidak semua pedagang Pasar Raya Padang karena ada beberapa dari petugas Dinas Perdagangan, keluarga pedagang dan lainnya.

"Tidak semuanya pedagang. Tapi total dari sumber penularannya dari Pasar Raya Padang itu ada 148 orang," kata Andre.

Menurut Andre dari 148 orang positif Covid-19 tersebut ada enam orang petugas Dinas Perdagangan yang saat ini dilalukan isolasi.

"Ada enam petugas Dinas Perdagangan yang positif. Saat ini jalani isolasi," jelas Andre.

Andre mengatakan kasus baru yang muncul adalah hasil dari tracing pasien yang sebelumnya positif. "Kita terus melakukan tracing kepada siapa saja yang kontak dengan pasien yang positif. Nah, akhirnya kita temukan kasus baru," jelas Andre. (Faisal Budiman)


Jangan Lewatkan