oleh



AFP Sumbar Kembali Tabuh LFN

Padang, Metrans - Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumbar kembali memutar agenda Liga Nusantara. Sebanyak 13 tim ambil bagian dalam iven yang mulai ditabuh di Lapangan Rafhley By Pass, Senin (19/8/19).

"Sudah menjadi agenda bagi AFP, tahun ini kita kembali memutar kompetisi untuk menuju Liga Profesional. Liga Nusantara 2019 ini akan kita gelar selama sepekan, di mana dimulai 19 Agustus dan berakhir 25 Agustus," ujar Ketua AFP Sumbar H Yasman Yanusar saat membuka Liga Futsal Nusantara 2019 di Lapangan Rafhley, Senin (19/8/19).
Katanya, tim juara akan bertanding di tingkat nasional pada 2 September 219. Tim Sumbar tergabung dalam Grup A yang akan digelar di Riau," ujar Yasman Yanusar

Empat besar tingkat nasional akan lolos ke Liga Pro. Yasman berharap ada tim asal Sumbar yang lolos ke Liga Pro futsal. "Saya berharap para peserta bertanding dengan sportif dan menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga bisa lolos ke Liga Pro nantinya," paparnya.


Ajang ini juga dijadikan sebagai seleksi pemain untuk tim Pra PON Sumbar. Saat ini, menurut Yasman, tim Pra PON Sumbar sudah memiliki kerangka. "Kami juga memantau pemain untuk Pra PON Sumbar. Jika ada yang terbaik maka akan kami panggil untuk ikut seleksi bersama tim Pra PON Sumbar," ujarnya.

“Futsal Sumbar ingin menjaga konsistensi di PON. Tahun 2012 kita mencatatkan sejarah pertama sebagai pemegang medali emas PON di Riau. Tahun 2016, lolos PON karena wild card selaku juara. Dan 2020 nanti di Papua kita mesti lolos kembali. Jangan sampai terputus. Makanya musim kompetisi LFN sekarang, AFP Sumbar fokus membentuk tim yang kuat dengan pemain kelahiran 1997,” ujar tambahnya.

Senada dengan Ketua Pelaksana, H. Syamsul Bahri yang meminta semua jajaran tim peserta sama-sama menjaga kelancaran pertandingan dan kesuksesan kompetisi. Kebersamaan seluruh pelaku futsal sangat diperlukan sekali dalam membangun kemajuan futsal Sumbar yang bermuara lahirnya prestasi terbaik di level nasional.

“Kita selalu berharap ada perwakilan Sumbar yang berlaga di Liga Profesional. Mari bersama-sama mewujudkan cita-cita ini. Kepada ofisial dan pelatih jadilah sitawa sidingin saat pertandingan berlangsung. Situasi pertandingan pasti panas antar sesama pemain. Kalau tidak panas mereka tidak akan berkeringat. Cuma kita yang diluar lapangan tetap dingin dan meredam jangan sampai terjadi hal-hal yang mengganggu keamanan dan kelancaran pertandingan itu sendiri,” urainya.

LFN 2019 ini di kuantitas peserta sama dengan 2018. Karena itu, berdasarkan hasil undian pembagian grup dan technical meeting, sebanyak 13 tim peserta tergabung dalam 3 grup.

Grup A dihuni Jordus FC, Futsal Kota Bukittinggi, PSR, Satelite Futsal dan Adrenaline. Grup B dihuni CCB Abud's, Smansa Young Guns, Berberas FC dan Padang Pariaman. Grup C dihuni Futsal Kota Solok, Futsal Tanah Datar, Tuah Sakato dan My Team.
Pada babak delapan besar akan menggunakan sistem gugur. Grup A meloloskan tiga tim teratas ke babak delapan besar, Grup B dan C meloloskan dua tim teratas. Tiga terbaik Grup B dan C melengkapi kuota delapan tim ke babak delapan besar. "LFN tingkat Sumbar ini diikuti pemain di bawah usia 23 tahun. Linus merupakan program Asosiasi futsal pusat. Jadi Linus ini digelar di seluruh provinsi," ungkapnya. (Faisal)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru