Turnamen Sepakbola U-16 Piala KONI dan SIWO PWI

Akademi PSP Lolos, Tantang Juara Grup E di 16 Besar

Para pemain merayakan kemenangan dalam Turnamen Sepakbola U-16 Piala KONI dan SIWO PWI.

JAKARTA (Metrnas)
Tim Akademi PSP Padang lolos ke babak 16 besar Turnamen Sepakbola U-16 Piala KONI dan SIWO PWI. Kepastian Pandeka Mudo ini lolos kebabak berikutnya, setelah dalam laga terakhir babak penyisihan grup F di Lapangan Sepakbola Ceger, Jakarta, Rabu (25/1) bermain imbang 2-2 dengan tim Bina Taruna Football Academy Jakarta.

Raihan satu angka ini sudah cukup bagi Akademi PSP Padang untuk tampil sebagai runner up grup FC. Juara di grup ini ditempati Persebaya Yunior. Persebaya menjadi yang terbaik, setelah dalam laga terakhir mereka sukses mengatasi perlawanan PPSM Maluku 3-0. Hasil ini membuat Persebaya unggul selisih gol atas Akademi PSP dan Bina Taruna Football Academy meski mereka sama-sama meraih poin lima.  

Meski menduduki posisi ketiga, namun Bina Taruna Football Academy tetap bisa menemani akademi PSP dan Persebaya Yunior ke babak 16 besar, soalnya mereka menempati salah satu tim peringkat tiga terbaik.


"Kita sangat bersyukur, target awal kita untuk lolos tercapai. Mudah-mudahan di babak kedua yang menggunakan sistem gugur kita bisa meraih kemenangan dan lolos ke babak delapan besar. Kami sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat Kota Padang," ujar manajer tim Akademi PSP Hendra Dupa.

Penampilan para pemain Akademi PSP dalam laga ini cukup memuaskan. Betapa tidak, tertinggal 0-2 di babak pertama, Ivande Yasir dkk mampu membalikan keadaan dengan menguasi jalan pertandingan di babak kedua. 

Gol balasan pertama Akademi PSP dipersembahkan, M. Faisal memanfaatkan umpan matang Ivande Yasir. Termotivasi dengan gol M Faisal itu, Akademi PSP makin meningkatkan daya serangannya. 
Pada menit ke-52, Akademi PSP mampu menyamakan kedudukan 2-2 berkat gol Ivande Yasir memanfaatkan umpan matang Hafizh.

Dalam kedudukan 2-2 pertandingan semakin menarik. Kedua tim silih berganti melakukan tekanan dan menciptakan peluang. Namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol. Hingga laga berakhir kedudukan 2-2 tetap bertahan.
Di babak 16 besar yang akan digelar di lapangan Gongseng, Kamis (26/1), Akademi PSP menghadapi juara grup E, Charis Yulianto Football Academy.

Pelatih kepala Satria Feri sangat puas atas perjuangan pantang menyerah para pemain meski tertinggal.
Menurut Satria Feri, mental bermain Yazid Zinedine Zidane mengalami peningkatan. Ini faktor utama yang mempengaruhi hasil laga terakhir penyisihan grup yang sangat krusial dan menentukan.

"Saya mengapresiasi semangat tak kenal menyerah adik-adik. Ini perkembangan positif. Mudah-mudahan bisa konsisten dan kita bisa memenuhi target lolos dari penyisihan grup," tutur Satria Feri. (can)


Jangan Lewatkan