oleh



Akan Terus Ungkap Kasus Tewasnya Mahasiswi di Kamar Kos, Kapolsek: Dugaan Sementara Bunuh Diri

PADANG (Metrans)

Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh yang menangani kasus penemuan mayat Meysi Aulia (19), seorang mahasiswi FISIP Universitas Andalas (Unand) dalam kondisi tergantung pada Selasa (3/9) sore lalu, menyatakan akan terus mengungkap kasus tersebut.

"Kami akan terus ungkap kasus kematian ini. Dugaan sementara baru sebatas bunuh diri, karena memang tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan," ungkap Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi, Kamis (5/9).


Sebelumnya, pada Rabu (4/9), keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah. Sekira pukul 13.40 WIB, jenazah tampak dibawa menggunakan ambulans Unand dari RS Bhayangkara Padang ke Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi untuk dimakamkan.

"Jenazah tidak jadi diautopsi karena ada penolakan dari pihak keluarga dan telah mengikhlaskan kepergian putrinya. Jadi kita hanya visum luar saja. Sudah dibawa oleh keluarga almarhumah," pungkas Kapolsek.

(Baca juga - Polisi: Mahasiswi Unand Tewas Tergantung Murni Bunuh Diri)

Sebelumnya, Aulia ditemukan tewas di kamar kosnya dalam keadaan tergantung, Selasa (3/9) sekira pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, Aulia diketahui sering bercerita tentang kuliahnya yang sedang bermasalah. Aulia sering menangis saat menelepon orang tuanya, dan juga saat bercerita lewat telepon dengan ayahnya.

[Raihan Al Karim]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru