oleh



Amreh Ditemukan Tewas Tertelungkup dan Tak Berpakaian di Aliran Sungai Batang Sanipan

SARILAMAK (Metrans)

Misteri hilangnya Amreh Santoso sejak Senin (25/3) ketika "buang air" sekira pukul 02.00 WIB dinihari di kawasan Kelok 9, akhirnya terkuak. Tim gabungan baik dari Basarnas, Relawan RAPI, Kelompok Siaga Bencana, TNI, Polri, Masyarakat dan kelompok organisasi lainnya berhasil menemukan Amreh dalam kondisi tewas tertelungkup dan tak berpakaian di aliran sungai kecil, tepatnya lebih kurang 1 kilometer dari arah timur Jalan Raya menuju Bukit Bunian, Rabu (27/3) sekira pukul 13.30 WIB.

Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra mengatakan, jenazah Amreh ditemukan berjarak 1 kilometer dari sendalnya yang telah ditemukan kemarin. Jenazah itu ditemukan mengapung di aliran sungai Batang Sanipan.


Baca Juga: (Amreh Hilang di Kelok 9 Usai 'Buang Air', Keluarga 'Dihantui' Pesan Singkat)

Baca Juga: (Sendal Ditemukan, Keberadaan Amreh Santoso Masih Misteri)

"Iya, sudah ditemukan. Jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Pangkalan untuk dilakukan identifikasi dan visum. Sedangkan keluarga yang menunggu di posko pencarian, langsung menyusul ke Puskesmas. Keluarganya  juga sudah melihat jenazah dan menyatakan itu memang benar Amreh," kata dia.

Sebelumnya, Amreh dilaporkan hilang saat "buang air" di kawasan Kelok 9 Jorong Ulu Aia Kecamatan Harau Kabupaten 50 Kota, ketika dalam perjalanan menuju Pekanbaru sekitar jam 02.00 WIB dinihari, Senin (25/3), setelah pulang berziarah di Pariaman. Keluarga Amreh bahkan 'dihantui' pesan singkat (SMS) dari Amreh untuk keluarga yang menyebutkan, "Bilang sama keluarga, perkuat ibadah". Bahkan, menjelang Subuh, juga ada pesan singkat yang menyebutkan, "Silahkan pulang duluan. Saya akan menyusul dengan kuda putih". (li2)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru