oleh



Antisipasi Ancaman Bencana di Sumbar, BPBD Disiagakan 24 Jam

PADANG (Metrans)

Mengantisipasi ancaman bencana di Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar meningkatkan kewaspadaan dengan menyiagakan 24 jam petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar.

"Petugas BPBD Sumbar kita siagakan 24 jam. Jika sewaktu-waktu terjadi bencana, mereka langsung turun. Ini langkah antisipasi bencana. Kita imbau Kabupaten dan Kota juga melakukan hal sama," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, kemarin di Padang.


Nasrul Abit juga minta BPBD Sumbar kembali menyusun standar operasional prosedur (SOP) penanganan bencana yang lebih terarah sehingga jika terjadi bencana, risiko bisa diminimalisir.

"SOP ini harus jelas. Jika bencana terjadi, BPBD sudah mengetahui apa yang mesti dilakukannya. Penanganan bisa terarah sehingga risiko bencana bisa diminimalisir," katanya.

Untuk antisipasi ancaman tsunami di daerah pesisir, Nasrul Abit meminta bupati dan walikota yang berada di daerah pesisir melakukan penanaman pohon di sepanjang pantai. Tujuannya untuk mengantisipasi gelombang besar, karena fungsinya akan memecah ombak.

"Pohon sepanjang pantai itu dapat memecah ombak yang akan menerjang daratan, sehingga akan meminalisir risiko yang terjadi," ulasnya.

Kemudian, pihak hotel diimbau untuk membangun shelter, jika ada bencana bisa langsung menuju shelter tersebut.

Tak hanya itu, Diskominfo diminta untuk membuat aplikasi tentang pengetahuan kebencanaan. Sehingga, jika ada wisatawan yang berkunjung, ketika tiba di Sumbar langsung dapar membuka aplikasi tersebut.

"Memang bencana datang tidak tahu kapannya, namun kewaspadaan mesti dilakukan sejak dini. Sehingga, risiko jatuh korban jiwa dapat dikurangi," katanya. (pep)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru