Atasi DKI, PSP 15 ke Final Suratin U15 Nasional

Pahlawan kemenangan PSP Padang, Zulkifli Yahya mengiring bola melewati pemain DKI Jakarta (Foto/robbi/PSP)

Padang, Metrans - PSP U-15 mengukir sejarah bagi dunia sepakbola Sumbar. Lewat perjuangan super berat, Pandeka Bungsu-julukan-PSP U-15 berhasil melangkah ke babak final Piala Suratin U-15 Nasional. Kepastian, Pandeka Bungsu berlaga di partai puncak, setelah dalam laga semifinal yang digelar di Stadion Manahan Solo, Kamis (27/2/2020), PSP U-15 berhasil mengatasi perlawanan wakil DKI Jakarta 1-0 (0-0).

Satu gol kemenangan PSP Padang dalam laga ini dipersembahkan, pemain masa depan Kota Padang Zulkifli Yahya satu menit jelang pertandingan berakhir.

"Ini kerjakeras para pemain. Kami dari pengurus mengapresiasi tinggi atas hasil ini. Mereka mampu berlaga hingga partai puncak. Ini perstasi yang sangat membanggakan bagi dunia sepakbola Sumbar yangtiga tahun terakhir ini prestasi sepakbola di Sumbar kurang bersinar. Terimakasih atas dukungan dari masyarakat Sumbar, hingga perjuangan pemain PSP U-15 ini bisa menuai hasil," ujar penanggung jawab tim PSP Padang U-15, Agus Suardi usai pertandingan.


Meski tidak diunggulkan, namun para pemain PSP mampu tampil percaya diri. Buktinya, baru beberapa menit jalannya pertandingan. Pandeka Bungsu sudah mendapat peluang emas. Namun, karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.

Termotivasi dengan peluang emas itu, para pemain PSP makin meningkatkan gempurannya. Terus ditekan, DKI juga meningkatkan daya serangannya. Jual beli serangan terjadi dalam laga ini, namun hingga turun minum kedudukan 0-0 tetap bertahan, meski kedua tim sama-sama menciptakan peluang.

Di babak kedua pertandingan semakin menarik. DKI yang mendapat dukungan penuh dari penonton, merubah pola permainannya. Namun, situasi itu mampu dibaca tim pelatih Pandeka Bungsu yang dikomandoi Tri Gustian dan M Jeki. Setiap serangan, DKI mampu dipatahkan para pemain PSP.

Meluhat situasi itu, tim DKI kembali melakukan perubahan, kali ini memasukan tenaga baru. Namun, strategi itu tidak banyak membantu. Malahan jala mereka nyaris di bobol para pemain PSP, namun karena pemain PSP terburu-buru dalam penyelesaian akhir peluang emas itu gagal menghasilkan gol. 

Termotivasi dengan peluang emas itu, para pemain PSP makin meningkatkan volume serangannya. Beberapa peluang kembali tercipta, puncaknya terjadi di menita ke-59. Zulkifli Yahya yang lepas dari pengawalan lini belakang DKI mampu melesatkan gol. 

Gol indah pemain yang dibina SSB Balaibaru Kota Padang ini membuyarkan mimpi DKI untuk bisa berlaga di partai puncak Piala Suratuin, meski beberapa menit jelang pertandingan berakhir mereka terus melakukan tekanan kepertahanan Pandeka Bungsu. Namun disiplnya lini belakang PSP yang dikomandoi kapten tim M Torik, serangan yang dibangun anak-anak DKI itu mampu dipatahkan dan hingga laga berakhir kedudukan 1-0 untuk keunggulan PSP Padang tetap bertahan. (Faisal Budiman) 


Jangan Lewatkan