oleh

ANGGOTA DPRD SUMBAR TAUFIK HIDAYAT:

Awasi Secara Ketat Penyaluran Dana Desa

PADANG (Metrans)

Untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya penyelewengan  penyaluran dana desa, DPRD Sumbar minta pengawasan ketat melalui tenaga pendampingan. Dana desa atau nagari untuk Sumbar tahun 2017 sebesar Rp700 miliar untuk 880 nagari di provinsi itu harus dikawal dengan tenaga pendamping

 “Pendampingan harus  diperkuat supaya bisa mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyimpangan. Selain itu, tenaga pendamping desa harus serius dalam memberi pemahaman dan mengawasi pelaksanaan penggunaan dana yang disalurkan ke desa untuk tujuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap anggota Komisi I DPRD Sumbar, Taufik Hidayat kepada Metrans di ruang kerjanya, Selasa (25/4)


Pemerintah dalam hal ini bertanggung jawab secara intens memberi pemahaman lewat pelatihan agar pemanfaatan dana desa tepat sasaran, tidak disalahgunakan, dan benar-benar untuk kepentingan masyarakat desanya," tandasnya.

Pendamping desa proaktif dalam menjalaankan tugasnya karena kepala desa dan perangkatnya tidak semua mampu mengelola anggaran dengan baik dan benar.

Lanjutnya, pemerintah juga harus memberikan pemahaman mengenai penggunaan dana desa untuk program kerja yang berkepentingan bagi masyarakat. Katanya lagi,  bahwa penggunan dana desa peruntukannya lebih selektif, hal ini karena perundang-undangan yang mendampinginya.

Dana desa dapat digunakan secara tepat guna untuk mengembangkan potensi yang ada di desa menjadi kegiatan ekonomi atau usaha produktif yang memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat desa.

“Saya yakin setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi sesuai dengan sumberdaya desa, saya ingin dana desa dipergunakan untuk mengembangkan menjadi usaha produktif yang bisa menggerakkan ekonomi desa, menciptakan banyak lapangan kerja dan usaha bagi masyarakat desa," katanya.

“Selama ini banyak potensi desa yang tidak tergarap dengan baik karena terhambat masalah dana, jadi dengan adanya dana desa sekarang ini yang dikelola langsung oleh desa, tentunya berbagai potensi desa itu bisa dikembangkan dengan baik untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat desa” ujar politisi Hanura itu.


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru