oleh



Besi Jendela Atas Dijebol, Empat Tahanan Polres Solok Kabur

SOLOK (Metrans)

Empat tahanan Polres Solok Kota melarikan dengan cara menjebol jendela besi yang berada persis di bawah atap sel tahanan tersebut. Peristiwa larinya tahanan kasus cabul dan pencurian kendaraan bermotor ini terjadi pada pukul 01.00 Wib, Selasa (29/8) dinihari.

Informasi yang didapat di Mapolres Solok menyebutkan, tahanan yang kabur itu bernama Riken (33), warga jorong Panta, nagari Koto Anau, kecamatan Lembang Jaya. Kemudian Maiyas (31), warga Lubuak Dalam jorong Koto Panjang nagari Muaro Paneh, kecamatan Bukit Sundi. Kedua tersangka merupakan tahanan kasus pencabulan dan melanggar pasal 290 KUHP.


Dua tahanan lainnya yang merupakan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan melannggar pasal 362 yo 363 KUHP adalah Okto Rezo (27) warga Sungai Janiah, kecamatan Gunung Talang dam Gusnisa Putra (18), warga Batang Barus, Gunung Talang.

Khusus Okto Rezo, tersangka merupakan seorang recidivis dalam kasus pembunuhan di Kebun Teh Kayu Jao beberapa tahun lalu. Setelah diganjar hukuman  selama 18 tahun penjara.

Tersangka kabur dari Lapas Kelas II-B Laing Solok. Jajaran Polres Solok berhasil menangkap Okto Rezo yang selalu melawan sehingga petugas melumpuhkannya dengan timah panas pada pertengahan bulan Juni 2017. 

Penangkapan Okto Rezo karena tersandung kasus pencurian 10 unit sepeda motor. "Kita tidak menyangka mereka akan kabur. Apalagi Okto Rezo ini, kakinya belum sembuh karena ditembak waktu penangkapan dulu," ujar Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana geram.

Kapolres Solok memaparkan, seperti biasa saban pagi dirinya atau  Wakapolres rutin mengontrol ke seluruh ruangan, termasuk memantau para tahanan di dalam sel. Namun Kapolres sangat kaget ketika mengetahui satu kamar yang berisi 5 orang sudah sepi dan hanya dihuni oleh seorang tahanan. Begitu dilihatnya ke dalam,  empat dari lima tahanan dalam kamar tersebut tidak ada lagi.

"Mereka kabur dengan cara memotong besi jendela bagian atas ruang tahanan. Dengan cara menggergaji besi, ke empat tahanan kabur melalui atap," jelas Reh Ngenana.

Dijelaskan, jumlah tahanan semuanya 10 orang. Satu kamar berisi lima orang. Tetapi seorang tahanan lain bernama Awaludin Almukharam, warga Lubuak Landai Jambi, tidak ikut melarikan diri.

"Melihat kondisi jendela besi, diperkirakan telah lama mereka berusaha memotong besi pengaman di bagian yang atas," ujar Kapolres seraya memperlihatkan foto kamar tahanan yang dijebol.

Atas kejadian ini, kapolres Solok bersama jajarannya bertekad memburu ke empat tahanan yamg kabur. Pihaknya selain telah menyebar anggota ke seluruh jalur yang dimungkinkan untuk kabur, Kapolres Solok juga berkoordinasi dengan Polres daerah lain untuk memburu tahanan yang melarikan diri.

"Kita langsung memburu tahanan kabur ini. Kita harap semua dapat ditangkap kembali," tegasnya. (rzl)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru