oleh

DARI RAKERNAS FKPT 2019

BNPT Tetap Berkomitmen Gunakan Pola Soft Power

JAKARTA (Metrans)

Pendekatan soft power yang dilakukan oleh Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) kini mendapat perhatian banyak negara dan bahkan mengadopsinya untuk negara mereka. Oleh karena itu, BNPT juga menyiapkan organisasi yang lebih smart dan lebar lagi.

“Nanti kita akan punya perwakilan di luar negeri dan jumlah kedeputian yang kini ada tiga, akan dikembangkan menjadi enam deputi,” kata Kepala BNPT, Komjenpol Suhardi Alius.


Hal itu dikatakan Suhardi Alius ketika membuka secara resmi Rakernas FKPT 2019 di hotel Mercure, Ancol, Jakarta pagi tadi. Rapat Kerja Nasional ini diikuti oleh 278 orang peserta dari 32 provinsi pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)

Sejuk, menurut Suhardi adalah kata kunci dalam mencegah terorisme dan radikalisme. Apalagi, di dalam negeri sendiri, kita tahun ini menghadapi tahun politik yang sarat potensi kekerasannya. “Maka ini adalah bagian penting pula dari semua komponen bangsa, menjaga dan merawat kesejeukan yang sudah mulai tercipta. Jangan sampai tahun politik membuat kita terpecah belah,” ujar putra Tanjung Alai, Kabupaten Solok Sumatera Barat ini.

Selain membuat sejuk di dalam negeri itu, Suhardi juga mengingatkan fenomena global yang setiap saat bisa saja merusak negeri ini. “Perang tidak lagi dalam bentuk konvensional, tetapi sudah makin jauh ke arah perang merusak tatanan budaya kita. Ini memerlukan cara penanganan yang harus canggih juga,” kata jenderal berbintang tiga ini.

Pada saat ancaman dari luar datang, kita di dalam negeri berkelahi antarsesama maka inilah akan membuat kehancuran kita. Ia mengatakan, mesti ada ikatan-ikatan yang membuat kita bersatu dalam harmoni. Untunglah kata Suhardi, Pancasila, UUD 45 dan NKRI masih dipercayai oleh mayoritas anak bangsa sebagai pemersatu, sebagai semangat yang bisa membuat bangsa ini sama-sama menjaga persatuan.

Rakernas ini akan berlangsung sampai hari Rabu dengan menghadirkan sejumlah narasumber akademisi, praktisi dan tokoh masyarakat.

Pada acara pembukaan itu juga hadir mantan Kepala BNPT, Irjen Pol Purnawirawan Ansyaad Mbai, Sestama BNPT Marsda Asep Adang Supriyadi, Direktur Pencegahan Brigjen Pol Hamli dan para tamu undangan serta narasumber.

Menurut Kasubdit Pembinaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung mengatakan Rapat Kerja Nasional ini dilaksanakan setiap awal tahun  dan merupakan kelanjutan dari Rapat Koordinasi yang biasanya berlangsung di akhir tahun. “Rakernas ini akan melahirkan program kerja yang akan dilaksanakan setahun mendatang oleh FKPT di 32 provinsi,” ujar Andi Intang Dulung.

Delegasi FKPT Sumbar yang hadir di Rakernas tersebut dipimpin oleh Ketua FKPT SUmbar, Zaim Rais bersama Sekretaris Arsland, Bendahara Ayu Rustriana, Kabid Penelitian Charles Simabura, Kabid Pemuda dan Pendidikan, Badul Salam, Kabid Agama Agus Rianto, Kabid Sosial Budaya Nini Arlin, Kabid Media dan Hukum Eko Yanche Edrie dan Staf IT Ramadani Hakim. ( (eko)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru