Bocah 15 Tahun Jadi Pengedar, Ditangkap Bersama 14 Paket Sabu di Kamar Hotel

Kedua pelaku saat berada di ruang Satresnarkoba Polresta Padang.

PADANG (Metrans)

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Padang membekuk dua pengedar narkotika jenis sabu di salah satu kamar hotel di Kota Padang, Minggu (19/1) sekira pukul 22.00 WIB. Mirisnya, satu dari tersangka merupakan anak di bawah umur.

Kedua tersangka yakni Romi Maldi Dasman (19), warga Jalan Maransi Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Sementara, pelaku di bawah umur itu yakni berinisial RS (15), warga Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Padang Utara.


Kasat Resnarkoba Polresta Padang, AKP Dadang Iskandar mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat bahwa kedua pelaku sudah sering melakukan transaksi sabu. Berdasarkan laporan itu, petugas langsung melakukan pengintaian dan penyelidikan.

"Setelah dilakukan pengintaian, kedua saat penangkapan tengah berada di salah satu kamar hotel di Kota Padang, kawasan Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang," kata dia.

Dadang menambahkan, sesampai di lokasi hotel, pihaknya langsung melakukan penggeledahan terhadap kamar tempat kedua pelaku menginap. Saat penggeledahan tersebut, kedua pelaku tidak bisa bisa mengelak dan melakukan perlawanan.

"Pelaku yakni Romi Maldi Dasman (19) adalah seorang pengangguran merupakan warga kawasan Jalan Maransi Air Pacah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang," sebut Dadang.

Sementara satu pelaku lainnya, sambung Dadang, merupakan anak masih dibawah berinisial RS (15) adalah warga Jalan Mustang Gang 1 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Padang Utara. Kemudian di dalam kamar tersebut, kedua pelaku diringkus bersama barang bukti.

"Saat dilakukan penggeledahan, kami berhasil menemukan barang bukti berupa 14 paket kecil yang terbungkus plastik klip bening yang berisikan butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu," terangnya lagi.

Lebih lanjut kata dia, pihaknya juga telah menyita satu unit handphone Nokia berwarna putih, satu timbangan digital berwarna silver, satu pipet plastik berwarna putih yang ujungnya runcing diduga sebagai sendok sabu dan satu kantong plastik hitam yang di dalamnya terdapat plastik-plastik pembungkus sabu.

"Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti yang kita temukan di lokasi kejadian langsung kita giring ke Mako Polresta Padang untuk dilakukan penyelidiakan lebih lanjut," tandas Dadang.


Jangan Lewatkan