oleh

AWASI PEREDERAN OBAT PPC

BPOM dan Satnarkoba Pessel Razia Apotek di Painan

PAINAN (Metras)

Jajaran Sat Narkoba Polres Pesisir Selatan bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) Padang bersama BPOM Dinas Kesehatan Pessel, turun ke apotek-apotek di kota  Painan, dalam melakukan pengawasan dan pengecekan peredaran obat PPC, Kamis (28/9).

Pengecekan obat dan makanan oleh tim gabungan siang itu ditujuhkan ke beberapa penjual obat-obatan yang sudah expire (kadaluarsa).


Kasat Narkoba Polres Pessel AKP. Indra Sonedi.SH mengatakan, razia kali ini inturuksi dari atas kepada jajaran Polres Pessel, Satnarkoba Polres pessel untuk melaksanakan operasi di lapangan, yaitu ke apotek-apotek.

Dia menjelaskan, jajaran Satnarkoba Polres Pessel dalam rangka peredaran obat PPC, siap bersama - sama BPOM Padang, BPOM Dinkes Pessel mencegah peredaran di tengah masyarakat.

"Sampai saat ini belum ada ditemukan peredaran obat PPC di Pessel," kata dia.

Tim gabungan operasi obat dan makanan berhasil mendapatkan beberapa obat yang sudah kadaluarsa, yang masih beredar di beberapa apotek di Painan. Dan pada saat itu langsung dilakukan penyitaan.

Kabid Pemeriksaan dan penyidikan ( Pemdik) Badan Pengawasan Obat dan makanan ( BPOM) Padang Antoni Asdi,  Kasi Farmasi, makanan dan minuman Dinkes Pessel serta Kasat Narkoba Polres Pessel AKP. Indra Sonedi. SH, serta jajaran Opsnal Narkoba Polres Pessel turun langsung melakukan pengecekan obat dan minuman.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tim gabungan mendatangi apotek di Pasar Painan, apotek depan SMA 1 painan. Tim langsung melakukan pengecekan obat dan izin apotek.

Kabid Pemdik BPOM Sumbar, Antoni Asdi, didampingi Kasat Narkoba AKP.Indra Sonedi mengatakan, kegiatan operasi yang dilaksanakan BPOM Sumbar bersama BPOM Dinkes Pessel, Ikatan Apoteker Indonesia Kabupaten Pessel, Jajaran Satnarkoba Polres Pessel. Dan, operasi bersama ini digelar dalam rangka melakukan pengawasan perderan obat - obatan yang expire date serta obat PPC, Trawapal, dan lainya yang digunakan tidak sesuai dengan keperuntukannya.

"Kita akan lakukan sita langsung di lapangan jika ada ditemukan obat yang sudah kadaluarsa," sebutnya.

Ia menuturkan, jika sosialisasi dan himbuan bagi pemilik Apotek yang masih menjual obat expire date, BPOM Padang akan memberikan rekomendasi ke Dinkes Pessel untuk melakukan tindakan.

"Bisa saja ditutup izin apoteknya, itu yang berwenang Dinkes Pessel bersama istansi di Pessel," terangnya

Dikatakanya, kegiatan operasi yang di laksanakan BPOM Padang ke Kabupaten/ kota se Sumbar belum ditemukan peredaran obat PPC .Ini, bagian dari antipasi hal tersebut. (mil)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru