Daihatsu Xenia Hanyut di Banda Bakali Padang, Satu Penumpang Masih Terjebak dalam Mobil

Tim gabungan saat melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. (Foto: Raihan Al Karim)

PADANG (Metrans)

Satu unit mobil Daihatsu Xenia berwarna putih masuk dan hanyut terbawa arus sungai di Banjir Kanal Banda Bakali, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang pada Minggu (20/1) sekitar pukul 22.50 WIB.

Peristiwa ini terjadi ketika Warsan (38) yang mengemudikan mobil tersebut hendak mengantarkan karyawannya Hilda (25) pulang ke rumahnya di Jalan Salak, Kelurahan Ujung Gurun. Karena saat itu curah hujan yang lebat dan kurangnya lampu penerangan, saat belok ke gang rumah Hilda, ban depan mobil terpelosok ke bibir sungai.


"Waktu kejadian kan hujan lebat, jalan juga gelap, jadi susah melihat jalan. Waktu mau belok, terlalu ngambil ke kanan, ban depan terpelosok dan masuk ke kali. Saya sempat keluar melalui jendela kanan, Hilda juga sempat mau keluar tadi sama saya, kepalanya sudah keluar. Karena mobilnya terbalik dan guling-guling, Hilda tidak sempat keluar," ujarnya.

Dikatakan Warsan yang merupakan Manajer Hilda di Living Plaza Padang itu, awalnya di dalam mobil ada 5 orang. Hilda merupakan penumpang terakhir setelah mengantarkan 3 orang karyawannya ke rumah masing-masing.

"Awalnya kita dari kantor ada lima orang. Tiga karyawan saya sudah saya antarkan pulang. Kebetulan, terakhir saya akan mengantarkan Hilda sebelum saya pulang ke rumah," kata Warsan.

Sementara, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Padang Sutan Hendra mengatakan, mengingat air sungai yang semakin deras, pihaknya bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar, PMI dibantu warga sekitar dan relawan lainnya menunda pencarian korban dan pengangkatan bangkai mobil itu.

"Ada satu orang lagi yang diperkirakan masih terjebak di dalam mobil, kemudian tenggelam di dasar sungai dan tidak terlihat dari permukaan. Posisi mobil sudah kami ketahui, namun karena terkendala arus sungai yang cukup deras, kami masih menunggu arus sungai normal untuk kembali melanjutkan pencarian," kata dia.

Lebih lanjut kata dia, mobil diperkirakan berada di kedalaman 1,5 meter dari permukaan air. Menurut informasi yang diperolehnya, mobil itu sempat terseret arus sungai sekitar 50 meter dari posisi awal jatuhnya mobil itu.

"Untuk kedalaman, diperkirakan 1,5 meter. Tadi sudah kami ketahui posisi mobil dan berusaha mengikat mobil itu. Tapi karena kondisi air sungai yang deras, belum berhasil kami lakukan. Rencana kami akan menurunkan tim penyelam dari Basarnas untuk membantu proses evakuasi," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih menunggu arus sungai kembali normal untuk kembali melanjutkan proses evakuasi yang disaksikan langsung keluarga korban. 

[Raihan]


Jangan Lewatkan