oleh



Darizal Basir Sosialisasikan Empat Pilar di SMPN 1 Painan

PAINAN (Metrans)

Anggota DPR RI, H.Darizal Basir menggelar Sosialisasi Empat Pilar Negara kepada 125 siswa SMPN I Painan, guru dan komite sekolah.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut digelar di Aula SMPN I Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (26/9).


Anggota DPR RI, H. Darizal Basir mengatakan pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar negara harus selalu ditumbuhkembangkan dalam mewujudkan cita-cita masa depan Indonesia yang lebih baik menuju masyarakat yang sejahtera, adil, makmur serta menjadi negara yang berdaulat dan bermartabat.

"Sebagai rakyat Indonesia, masyarakat tidak boleh lupa, bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Bangsa Indonesia," kata alumni di sekolah tersebut.

 Dikatakanya, MPR RI sebagai lembaga legeslatif negara terus berusaha menghidupkan kembali nilai - nilai dan rasa nasionalisme sesuai semangat  Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1945. Salah satunya dengan mensosialisasikan empat pilar MPR RI, Pancasila sebagai dasar negara.

"Generasi muda kita pasca teformasi  harus terus diberikan pemahaman empat pilar kebangsaan sehingga untuk menghadapi masa depan bangsa ini akan lebih tegak dan kokoh dalam berbangsa dan bernegara," katanya yang juga mantan Angkatan Darat ini.

lebih lanjut dikatakanya, mengingatkan semua elemen bangsa mewaspadai kebangkitan PKI gaya baru di tanah air, karena bertentangan dengan Pancasila dan tatanan bangsa yang sudah terbina dengan baik.

"Kita mesti waspada terhadap kembangkitan PKI di tanah air. Jangan sampai lengah atau tidak peduli terhadap hal tersebut, dan mari kita cegah secara bersama-sama," ajak Darizal Basir  juga mantan Bupati Pessel dua periode (1995 - 2000) dan (2000 - 2005).

Menurut mantan Angkatan Darat (AD) ini, kata dia,  PKI adalah pengkhianat bangsa yang mengukir sejarah kelam di negeri ini yakni pada tahun 1948 dan 1965 dengan membunuh para jenderal.

Makanya, semua elemen bangsa harus selalu waspada terhadap kebangkitan PKI. Kemudian warga negara harus diberikan pemahaman tentang bahaya PKI dan upaya pencegahannya. Selain itu, paham radikalisme juga mesti diwaspadai jangan sampai tumbuh dan merasuki mental generasi muda.

"Kita harus waspada terhadap bahaya PKI dan radikalisme, terutama bagi generasi muda yang masih labil dan mudah dirasuki oleh paham berbahaya tersebut. Melalui empat pilar paham itu dapat ditangkal," jelas Darizal Basir. (mil)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru