Dedi Umar Bersama Depta dan Delfira Dipercaya Sebagai Tim Talent GSI

Depta Pelatih Kiper PPLP Sumbar

Padang, Metrans - Pelatih PPLP Sumbar Dedi Umar, pelatih kiper PPLP, Depta dan mantan pemain PSP Padang, Defira dipercaya Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumbar untuk menjadi tim Talent Scouting pada kegiatan kompetisi sepakbola Gala Siswa Indonesia (GSI) antar SMP tingkat Sumbar yang akan dilaksanakan di Lapangan Angkasa Lanud Sutan Sjahril Padang, 5-8 Agustus mendatang.

Dipercayanya tiga tokoh sepakbola Sumbar ini juga dibenarkan Sekretaris Asprov PSSI Sumbar Hendra Dupa. “GSI sudah memasuki tingkat provinsi, maka kami juga melibatkan tokoh sepakbola yakni Dedi Umar, Depta dan Delfira sebagai tim talent,” ujar Hendra Dupa di Padang, Jumat (2/8/19).

Kata Dupa, (GSI) sebagai even rutin tahunan. Ini adalah sejenis kompetisi sepakbola antar siswa tingkat SMP yang bertujuan untuk mencari bibit-bibit potensial pemain sepakbola nasional.


“Jadi penyelenggaraan GSI kita lakukan berjenjang. Seleksinya mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten atau kota, lalu propinsi dan puncaknya tingkat nasional,” katanya

GSI adalah salah satu cara yang dilakukan pemerintah dalam rangka talent scouting yakni mencari bibit-bibit baru pemain sepakbola yang memang benar-benar istimewa. Bibit-bibit baru pemain sepakbola ini dijaring melalui siswa SMP. Dengan mendeteksi sejak awal kemampuan dan bakat sepak bola, maka diharapkan pembinaannya akan jauh lebih mudah.

“Jadi kalau kita lakukan di SMP, nanti saat masuk SMA atau SMK kita sudah bisa mendeteksi mana anak-anak yang memiliki kemampuan sepakbola yang istimewa. Kita tinggal membina secara intensif,” tambahnya.

Demikian juga, saat hendak mencari pemain sepakbola nasional, GSI lanjutnya akan memudahkan merekruit pemain sepakbola yang profesional dengan bakat istimewa. Karena program GSI akan membuat organisasi sepakbola memiliki daftar atau list anak-anak berbakat dalam bidang sepakbola dari berbagai daerah.

Dupa yakin, industri sepakbola, cepat atau lambat pasti akan ikut mewarnai kemajuan Indonesia di masa depan. Sebab sampai sekarang tidak ada jenis olahraga yang mampu terindustrialisasi secanggih sepakbola. (Faisal Budiman)


Jangan Lewatkan