DIPIMPIN LANGSUNG LETKOL CPM DIDIK HARIADI

Denpom I/4 Padang Gelar Rekonstruksi Kasus “Kafe Cinta Fitri”

Suasana rekonstruksi yang ramai dikunjungi masyarakat Payakumbuh

PAYAKUMBUH (Metrans)

Kasus pelayan kafe Cinta Fitri di Payakumbuh, Sumatera Barat, RI (18) yang mengaku diperkosa 7 orang pria pengunjung di ruangan karaoke room 3 kafe tersebut, Jumat malam (20/1) lalu, Selasa (7/2) pagi dilakukan rekontruksi ulang di tempat kejadian perkara (TKP) di Payakumbuh oleh Denpom I/4 Padang.

Pasalnya, ketujuh orang yang disangkakan berbuat tak senonoh itu merupakan oknum anggota TNI, sehingga kasusnya langsung ditangani Detasemen Polisi Militer (Denpom) di Padang.


(Baca juga: Denpom I/4 Padang Tahan Tujuh Oknum TNI)

Dandenpom I/4 Padang Letkol CPM Didik Hariadi yang memimpin langsung kegiatan rekonstruksi tersebut di Payakumbuh kepada Metrans disela-sela rekonstruksi tersebut mengatakan, tidak ada pemerkosaan dalam kejadian itu, yang ada adalah pelecehan sexual.

Dikatakan, tersangka dalam kasus tersebut hanya satu orang yakni Pratu “H”, sementara yang enam orang lagi sementara ini adalah saksi.

Ia menjelaskan kejadian itu berawal tujuh oknum anggota TNI pergi ke tempat hiburan kafe dan memesan minuman beralkohol bersama korban sebagai pendampingnya, dan pelaku bersama korban sama-sama dipengaruhi minuman beralkohol, dan saat itulah terjadi tindak pelecehan.

Korban juga terpengaruh minuman beralkohol itu, akhirnya tak sadarkan diri, sehingga korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnan WD Payakumbuh. Hasil visum memang ada luka hingga butuh lima jahitan pada kelamin korban.

Sebelumnya Didik Hariadi juga telah mengemukakan bahwa hasil visum juga menyebutkan korban tidak mengalami pemerkosaan, hanya ada pelecehan seksual. (Li2)


Jangan Lewatkan