oleh



Desa Kolok Nan Tuo Luncurkan Buku Monografi

SAWAHLUNTO (Metrans)

Hari ini, Senin 18 November 2019, buku “Sejarah dan Dinamika Desa Kolok Nan Tuo” diluncurkan di Kota Sawahlunto. Peluncuran resmi akan dilakukan Wali Kota Sawahlunto Deri Asta.

Buku yang diterbitkan Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo ini, menurut Supriadi Mukri, Kepala Desa Kolok Nan Tuo, menjelaskan lebih terperinci tentang desa ini dari berbagai aspek, geografis, sejarah, pemerintahan, sosial, budaya, pendidikan, agama, adat dan sebagainya.


“Buku ini memberi penjelasan penjang lebar tentang Desa Kolok Nan Tuo. Pada beberapa monografi desa mungkin yang termuat penuh dengan data dan tabel-tabel serta angka-angka. Tetapi monografi yang kita kehendaki adalah monografi yang tak sekadar berisi data seperti sebuah buku formal dan kaku, tapi juga ada sejarah, buidaya, dan adat yang dimiliki Nagari Kolok. Hari ini (Senin) buku tersebut diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Sawahlunto,” kata Supriadi Mukri, Senin (18/11/2019) di Kolok Nan Tuo.

Lebih jauh dikatakannya, sebagai sebuah desa yang berada dalam kesatuan Nagari Kolok, tentu saja berbagai hal dalam buku ini juga mengacu kepada apa yang sudah ada dalam Nagari Kolok juga.

“Oleh karena itu soal adat dan budaya yang ada dalam buku ini mengacu kepada apa yang sudah ada dan disepakati oleh Nagari Kolok,” kata wartawan senior yang dikenal dengan nama Adeks Rosyy Mukri ini.   

Tentu saja buku ini tidak sekadar memenuhi tuntutan budgeting belaka, melainkan juga memperkaya literatur tentang Kecamatan Berangin dan Kota Sawahlunto, dan Nagari Kolok.

“Ketika orang ingin mereferensi Nagari Kolok, atau Kecamatan Berangin dan Kota Sawahlunto, orang bisa juga menjadikan buku ini sebagai salah satu daftar pustakanya. Buku ini juga memaparkan potensi-potensi wisata, ekonomi, dan juga prospek usaha yang bisa dikembangkan,” terangnya.

Kehadiran buku ini, menurutnya, atas kerja sama semua pihak. Jajaran Pemerintah Desa Kolok  Nan Tuo hanya sebagai fasilitator terbitnya buku ini. “Untuk itu kami juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kolok dan Bundo Kanduang Kolok, ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama, tokoh masyarakat dan pihak Pemko Sawahlunto, serta para pemuda yang juga menyokong penyusunan buku ini,” ujar Supriadi Mukri.

Sementara itu, Ketua KAN Kolok Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati mengapresiasi program penerbitan buku “Sejarah dan Dinamika Desa Kolok Nan Tuo” ini.  

“KAN Kolok sangat menghargai upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo menerbitkan buku “Sejarah dan Dinamika Desa Kolok Nan Tuo” ini. Mudah-mudahan pekerjaan baik seperti ini dilanjutkan pula oleh semua pemerintahan desa dalam Nagari Kolok yang kita cintai ini,” kata Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati.

Menurutnya, segala sesuatu yang dilakukan oleh desa-desa yang berada dalam lingkungan Nagari Kolok untuk kebaikan anak nagari tentu sangat perlu diapresiasi. Apalagi ini adalah sebuah buku yang memuat berbagai hal tentang Desa Kolok Nan Tuo.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menilai, penerbitan buku seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo, diharapkan menginspirasi kepala-kepala desa atau kelurahan lainnya di Sawahlunto untuk melakukan hal serupa karena buku ini bukan sekadar memaparkan angka-angka semata tetapi lebih menekankan kepenulisan sejarah, budaya, adat, kuliner, wisata, dan potensi lainnya yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.  

“Buku ini bukan semata melaporkan angka-angka tapi juga memaparkan potensi, pencatatan sejarah dan budaya, serta pendokumentasian hal-hal yang terkait dengan adat-istiadat, yang bisa jadi pelajaran bagi generasi muda,” kata Deri Asta.

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemerintah Desa Kolok Nan Tuo ini layak diapresiasi dan diharapkan jadi inspirasi bagi yang lain.

Buku “Sejarah dan Dinamika Desa Kolok Nan Tuo” disusun tim penulis dari PT Editor Promosindo Sumbar, yang terdiri dari wartawan-wdartawan profesional. Buku setebal 300 halaman ini menggambarkan secara gamblang tentang Desa Kolok Nan Tuo dan juga Nagari Kolok, serta Kota Sawahlunto. Ditulis dengan pola deskripsi bertutur, buku “Sejarah dan Dinamika Desa Kolok Nan Tuo” diharapkan mudah dipahami dan tak membosankan.

“Buku ini ditulis dengan cara bertutur dan deskripsi yang detil, menggali potensi yang dimililiki Desa Kolok Nan Tuo dan Nagari Kolok yang berpeluang dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakatnya. Buku ini memang hadir berbeda dengan buku-buku tentang sebuah desa atau nagari-nagari yang kebanyakan ditulis selama ini. Kita berharap ada manfaatnya,” kata Heranof Firdaus, salah seorang tim penulis dan penyusun buku.  

Buku yang diberi kata sambutan Wali Kota Sawahlunto dan Ketua DPRD Sawahlunto ini terdiri 3 Bab tema utama, yakni Sejarah dan Dinamika Desa Kolok Nan Tuo, Lebih Jauh tentang Nagari Kolok, dan Harapan dan Optimisme bagi Kolok Nan Tuo. Komentar-komentar tokoh masyarakat Nagari Kolok dan Desa Kolok Nan Tuo juga dihadirkan dengan harapan-harapannya terhadap masa depan Desa Kolok Nan Tuo.

Peluncuran buku yang digelar pada Senin, pukul 14.00 di Hotel Ombilin Sawahlunto ini, menurut Ketua Panitia Peluncuran Buku Desri Ronaldi Arifin, kegiatan ini mengundang semua pihak dan kepala-kepala dinas dan badan yang ada lingkungan Pemerintan Kota Sawahlunto, pihak terkait lainnya.

“Bapak Wali Kota Sawahlunto oke menghadiri kegiatan peluncuran buku ini sekaligus membukanya. Selain itu kepala-kelapa desa dan kelurahan di Kota Sawahlunto juga menyatakan hadir, kepala-kepala dinas juga. Para wartawan juga akan hadir. Kami berharap peluncuran ini sesuai dengan rencana.” kata Desri yang juga Sekretaris Desa Kolok Nan Tuo ini. (Raihan)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru