HILANG 30 JAM, DITEMUKAN KEDINGINAN

Di Pulau Mati Adri Menyucikan Diri

Pangkalan (Metrans) Ulah warga Kecamatan Pangkalan, Limapuluh Kota ini terbilang aneh dan nekat, namun dipastikan ulahnya tersebut membuat cemas anggota keluarga dan membuat gempar warga kampungnya.

Setelah sempat dinyatakan hilang di Batang Maek, Adri (59) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Delta Batang Maek, yang oleh warga setempat disebut Pulau Mati, Rabu 27/5) dalam keadaan menggigil kedinginan.

Sebelumnya, Adri dikabarkan hilang di sungai Batang Maek, sejak Senin (25/5) malam, dan ditemukan Tim Basarnas Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (27/5) sekitar pukul 08.00 WIB.


Informasi yang diperoleh Metrans, Adri pergi keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebelum keluar rumah, Adri sempat minta izin pada istri untuk keluar untuk mensucikan diri ke sungai Batang Maek yang berada  di samping Mesjid Raya Pangkalan.

Kepada istrinya Adri beralasan ingin menyucikan diri karena merasa dirinya sedang najis.

Akan tetapi permintaan tersebut ditolak oleh istri dan meminta Adri untuk tidur saja di dalam kamar.

Akan tetapi, Selasa (26/5) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, keluarganya baru menyadari bahwa Adri sudah tidak lagi di dalam rumah.

Setelah dilakukan pencarian hingga sore hari dan Adri tidak juga ditemukan, akhirnya pihak keluarga melapor ke Polsek Pangkalan dan diteruskan ke Basarnas Kabupateh Limapuluh Kota.

Saat tim Basarnas melakukan pencarian menggunakan perahu karet, Rabu (27/5) pagi, petugas melihat seseorang tengah berdiri di Pulau Mati (tanah kosong ditengah sungai) dan memandang seperti orang linglung ke arah hilir sungai yang ternyata adalah Adri.

Saat petugas mendekat, Adri pun sempat bertanya, petugas hendak mencari siapa, dan setelah dijelaskan petugas, ternyata dirinya lah yang tengah dicari.

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra menyebutkan Adri ditemukan selamat dan tengah kedinginan berdiri di sebuah pulau mati di tengah sungai Batang Maek.

"Ditemukan selamat. Korban tampak kedinginan karena lebih 24 jam di tengah pulau mati tersebut hanya dengan sehelai kain sarung," kata Robi.

Pengakuan Adri kepada petugas, dirinya sedang mensucikan diri dari najis, namun tidak bisa menjelaskan apa kegiatannya di tengah pulau tersebut.

"Apakah ia mandi, bertapa atau meditasi. Itu kami tidak tahu. Karena pengakuannya hanya untuk mensucikan diri di batang Maek," kata Robi.

Adri akhirnya dibawa petugas Basarnas ke Puskesmas Pangkalan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. (Lili Yuniati)


Jangan Lewatkan