oleh



Dibully Teman Sekelas, Roby Dilarikan ke RSUP M. Jamil Padang

PADANG PANJANG (Metrans)

Seorang santri Pesantren Nurul Ikhlas Kecamatan X Koto Tanah Datar, bernama Roby akhirnya dilarikan ke RSUP M Djamil Padang setelah mengalami luka akibat dibully teman seangkatannya.

Sampai kemarin dikabarkan Roby masih koma, namun sampai saat ini kronologis kejadian masih belum diperoleh lantaran pihak pesantren belum mau memberi penjelasan rinci.


Firman salah seorang ustad pengawas sekolah dan asrama kepada Metrans kemarin hanya membenarkan bahwa Roby dibawa ke Padang.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Robby yang merupakan santri Kelas IV (1 SMA-red) di ponpes tersebut dilarikan dinihari (pukul 01.00 WIB) ke RSUD Padang panjang. Setelah kedatangan pihak keluarga ke IGD dini hari itu, santri tersebut langsung dirujuk ke RSUP Dr. M Djamil Padang untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut.

Jack orangtua santri terkait, saat dihubungi membenarkan anaknya menjalani perawatan di RSUP M Djamil Padang. Saat ini disebutkannya, kondisi Robby masih belum dapat dibezuk langsung karena dalam masa opname.

(Baca juga: Beredar Kabar Roby Meninggal Dunia, Keluarga Korban: Kabar Itu Tidak Benar)

(Baca juga: Roby Masih Koma, 17 Santri Nurul Ikhlas yang Terlibat Pemukulan Diperiksa Polisi)

Jack melalui selulernya mengatakan, putranya tersebut dikabarkan terlibat perkelahian dengan teman sekamarnya sesama santri satu tingkatan. Kejadian yang dialami anaknya sudah ditangani langsung pihak Ponpes dan diketahui pihak kepolisian di Sektor (Polsek) X Koto.

 “Robby untuk saat ini, belum dapat kita dampingi di ruangan perawatannya. Namun untuk kejadian ini, kami pihak keluarga sudah berkoordinasi dengan pengurus Ponpes untuk ditindaklanjuti secara bijak dan kekeluargaan,” ungkap Jack kepada Metrans.

Sementara pihak Ponpes, mengaku telah menyikapi dengan melibatkan semua pihak terkait dalam kejadian tersebut. Sebagai mana dengan kode etik di Ponpes, pihaknya akan memberlakukan sanksi terkait bentuk dan tingkatan pelanggaran yang dilakukan setiap santri.

Pengawas Asrama Putra, Firman menyebutkan santri yang terlibat dalam perkelahian tersebut sudah ditindaklanjuti. Termasuk untuk menjalani perawatan yang diakibatkan dari perkelahian tersebut, pihak keluarga langsung didampingi pimpinan yayasan dan pengurus lainnya di M Djamil Padang.

“Kejadian sudah diatensi pimpinan dan ditangani bidang kesiswaan. Kami selaku pengawas asrama, hingga saat ini tidak mengetahui persis perkembangan lebih lanjut. Sementara pimpinan saat ini masih mendampingi pihak santri yang dirawat,” tutur Firman didampingi pengurus asrama lainnya, Johan Sofwin.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Padang panjang mengatakan belum ada laporan terkait perkelahian santri dari salah satu ponpes tersebut. “Hingga saat ini kami belum menerima adanya laporan terkait perkalahian tersebut,” jawab Iptu Damanik. (pul)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru