oleh



Diduga Korban Perampokan, Maria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

AIR HAJI (Metrans)

Maria (65), seorang wanita yang bekerja sebagai ketua julo-julo dan koperasi simpan pinjam ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, di Kampung Muaro Air Haji, Kenagarian Pasar Lama Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan. Ia diduga jadi korban pembunuhan saat terjadi perampokan dengan kekerasan di rumahnya.

Agri Mustakim, seorang tokoh masyarakat Air Haji mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya Yendri Mayeni (35) pada Jumat (11/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Melihat saudaranya tergeletak di dalam rumah sudah tidak bernyawa dengan mengeluarkan darah pada kepala bagian belakang, Yendri memanggil tetangga dengan teriakan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Linggo Sari Baganti.


"Ibu Maria ini sehari-hari bekerja sebagai ketua julo-julo dan koperasi simpan pinjam dan tinggal sendiri di rumah. Sementara, anak-anaknya pergi merantau. Mungkin melihat seorang ibu yang paruh baya tinggal sendiri di rumah, serta memiliki uang dan perhiasan emas yang banyak, sehingga mengundang niat orang lain untuk berbuat jahat, sampai tega membunuhnya," ungkap Agri Mustakim yang merupakan mantan Anggota DPRD Pessel itu, Jumat (11/1).

Sementara, Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang melalui Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Yasmar membenarkan kejadian dugaan pencurian disertai pembunuhan terhadap korban Mariana alias Maria (65).

"Korban ditemukan keluarganya di dalam rumah dengan kondisi sudah tidak bernyawa dengan luka di bagian belakang kepala. Disaksikan bersama Wali Nagari setempat dan anggota saya langsung turun melakukan olah TKP. Sejauh ini motif sementara adalah pencurian disertai pembunuhan, yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata dia.

Berdasarkan keterangan sementara dari tetangga dan keluarga korban, beberapa perhiasan emas yang biasa dipakai korban raib, termasuk uang milik korban yang disimpan di dalam rumah itu juga hilang. 

Lebih lanjut dikatakan, sampai saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap peristiwa yang terjadi di lapangan. Sementara, untuk total kerugian dan jumlah uang yang hilang juga masih dalam pendalaman," katanya mengakhiri. (fdl)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru