oleh

KABUR SAAT DIINTEROGASI

Diduga Mesum, Gharim Mushalla Ditangkap Warga

SOLOK (Metrans)

Dua sejoli yang masih berstatus pelajar di Kota Solok ditangkap warga Sawah Aro, Kelurahan Tanjung Paku, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok. Keduanya diduga melakukan perbuatan mesum di sebuah mushalla di tempat tersebut. Sehari-hari, R (17) merupakan gharim di mushalla tersebut. Kasus dugaan asusila itu kemudian ditangani oleh petugas Satpol PP Kota Solok.

Dari informasi yang dirangkum Metrans, belum jelas apa yang telah diperbuat oleh kedua sejoli "R" (17) dan "Y" (17) di mushalla tersebut. 


Keduanya mengaku sebagai warga Kabupaten Solok yang masih berstatus pelajar di satu sekolah yang sama di salah satu SLTA di Kota Solok. "R" oleh warga sekitar dikenal sebagai gharim di mushalla dan telah tinggal di mushalla itu selama 2 tahun ini.

Dari kronologis kejadian yang dirangkum Metrans, kejadian ini bermula dari salah seorang warga yang kebetulan datang ke mushalla di kawasan Sawah Aro, Jum'at (14/6) pagi. 

Warga tersebut curiga ketika mendengar ada seseorang yang sedang mandi di dalam kamar mandi mushalla tersebut. Sebab di kamar mandi milik mushalla tersebut memang tidak diizinkan orang lain mandi karena digunakan untuk tempat berwuduk. 

Karena curiga, warga tersebut sempat menanyakan kepada "R" sang gharim mushalla yang kebetulan berada di pekarangan mushalla itu. Atas pertanyaan warga "R" menjawab bahwa yang mandi itu adalah teman laki-lakinya. 

Namun, pengakuan itu tidak dipercayai. Warga menunggui sampai orang yang mandi di kamar mandi tersebut keluar. Setelah beberapa lama, warga akhirnya mendapati yang keluar ternyata seorang wanita. 

Karena bertambah curiga, warga pun memeriksa sebuah kamar mushalla yang memang ditempati oleh "R" sebagai tempat tinggal gharim. Warga melihat kamar yang ditempati gharim itu terlihat berantakan dan ditemukan pakaian milik wanita.

Karena kecurigaan warga bertambah atas apa yang diperbuat pelaku, warga pun mencoba meminta kejelasan dari kedua sejoli tersebut. Belum mendapat keterangan yang jelas atas apa yang terjadi, tiba tiba "R" malah kabur.

Tidak lama berselang "Y" sang wanita juga berusaha kabur ketika melihat kedatangan gurunya. 

Warga bersama petugas Satpol PP Kota Solok langsung melakukan pengejaran dan "Y" pun berhasil ditangkap sekitar 1 kilometer lebih dari lokasi kejadian tepatnya di kawasan terminal angkot.

Kemudian dalam kasus itu pelakupun diamankan dan dibawa oleh petugas ke Mako Satpol PP Kota Solok. Untuk mencari tahu apa yang telah dilakukan oleh kedua sejoli itu, petugas pun melakukan pengembangan dengan meminta keterangan dari pelaku.

Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kota Solok, Bujang Putra mengatakan persoalan ini tengah ditangani oleh pihaknya. Dan atas kejadian ini pihaknya telah memanggil orang tua kedua pelaku untuk penyelesai selanjutnya. (rzl)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru