Diduga Selingkuhi Istri Orang, Wali Nagari Kinari Dituntut Mundur oleh Warga

Puluhan warga Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, menuntut mundur wali nagarinya karena diduga berselingkuh dengan stafnya.

SOLOK (Metrans)

Puluhan pemuda Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok melakukan demonstrasi ke Kantor Wali Nagari Kinari, menuntut Wali Nagari setempat, Yendriva untuk mundur dari jabatannya, Kamis (4/6/2020).

Yendriva dituntut mundur karena diduga telah berselingkuh dengan stafnya, RN. Dugaan perselingkuhan dengan RN yang merupakan istri dari TM, dinilai telah melanggar norma-norma dan membuat aib di kampung sendiri. Demo tersebut juga dikawal oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Sundi, Polres Solok Kota.


Dugaan perselingkuhan tersebut sudah dilaporkan ke Bupati Solok, Gusmal dan sudah diproses Inspektorat Daerah Kabupaten Solok. Sejumlah saksi dari Nagari Kinari sudah dipanggil Inspektorat Daerah untuk diminta keterangannya. 

Ketua Pemuda Nagari Kinari, Herdinal P Malin Kayo, menyatakan pihaknya juga sudah diminta keterangan oleh pihak Inspektorat Kabupaten Solok pada Kamis 28 Mei 2020 lalu. Menurutnya, Auditor Inspektorat yang meminta keterangan tersebut adalah Erizal, Zulbadri dan Erizam.

"Saya sudah memberikan keterangan ke Inspektorat pada Kamis lalu. Yakni keterangan sepanjang yang saya ketahui," ujarnya.

Salah seorang warga yang ikut berdemo, menyatakan tindakan wali nagari ini telah membuat malu nagari. Karena itu, warga yang minta namanya tidak ditulis itu, mengharapkan Wali Nagari Yendriva untuk mundur dengan sportif.

"Intinya kami meminta wali nagari mundur, jika dia masih memiliki rasa malu. Sebagai orang Minangkabau, berselingkuh dengan istri orang, adalah aib yang sangat melalukan," sebutnya.

Sementara itu, TM, suami dari RN, mengaku dirinya sudah mulai curiga melihat gelagat istrinya beberapa waktu belakangan. Menurut TM, istrinya seringkali telepon-teleponan dengan orang lain yang diduga adakah oknum wali nagari. Tak lama kemudian, TM mendapatkan rekaman pembicaraan isterinya dengan oknum wali nagari. 

"Saya menduga istri saya sudah lama berselingkuh dengan dia. Waktu dulu saya tanya pertama kali, istri saya mengakuinya. Tapi, beberapa waktu kemudian, pengakuannya sudah berubah," ujarnya.

Wali Nagari Kinari, Yendriva, saat coba dihubungi di kantornya untuk klarifikasi masalah ini, sedang tidak berada di tempat.

Terpisah, Bupati Solok, Gusmal saat dikonfirmasi masalah ini menyebutkan bahwa saat ini pihak Inspektorat sedang memeriksa saksi dan warga Kinari terkait kasus dugaan perselingkuhan ini.

"Pihak Inspektorat masih memeriksa saksi-saksi dan belum selesai. Keputusan akan diambil setelah pemeriksaan selesai. Agar kita (Pemkab Solok) tidak menyalahi prosedur," ungkapnya.


Jangan Lewatkan