oleh



Dilaporkan Via Medsos, Pelaku Begal Diringkus di Kota Solok

SOLOK (Metrans)
ETS (36), seorang residivis dalam kasus-kasus penganiyaan dan pencurian, diringkus Satreskrim Polres Solok Kota, Senin (4/2) pagi sekitar pukul 04.00 WIB dalam kasus begal (pemerasan)

Modus pelaku, yakni merampas handphone dan uang tunai milik korban Nofrizal (22), setelah menuduhnya telah berbuat asusila di Kelurahan Laing Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.

Kurang dari 24 jam, setelah korban melaporkan ke Polres Solok Kota, ETS berhasil ditangkap petugas tanpa ada perlawanan darinya. Uniknya, pengaduan awal diutarakan oleh korban Nofrizal (22) melalui akun medsos Facebook-nya kepada Facebook Polres Solok Kota pada hari Minggu tanggal 3 Februari 2019, pukul 22.21 WIB.


"Begitu kita menerima pengaduan dari Facebook, tim langsung merespons pengaduan tersebut," kata Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, Selasa (5/2).

Dony menerangkan, kejadian bermula pada hari Minggu tanggal 03 Februari 2019 sekitar pukul 15.00 WIB, saat korban yang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan teman perempuannya, ternyata dibuntuti oleh pelaku.
 
Sesampai di TKP (tempat sepi), pelaku menyalip motor korban kemudian mengambil kunci motor dan memeras korban untuk menyerahkan barang berharga miliknya dengan tuduhan korban telah melakukan perbuatan mesum di Kelurahan Laing .

"Pelaku ini mengaku sebagai ketua pemuda, kemudian korban dituduh telah melakukan perbuatan mesum dan telah banyak pemuda yang sedang mencari korban untuk diadili," jelasnya.

Karena merasa tidak senang dan dirugikan, tambah kapolres, korban melaporkan hal tersebut melalui akun facebooknya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Solok Kota. Pelaku akan dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

Dikatakan Kapolres, respon cepat terhadap pengaduan dari masyarakat melalui media sosial (Facebook), merupakan sebuah dedikasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

"Intinya, laporan masyarakat via medsos-pun kita cepat tindaklanjuti," pungkasnya. (rzl)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru