KAPOLDA: INI KERJA TERORIS

Dua Jenazah Terduga Pelaku Pembakaran Mapolres Dharmasraya Dibawa ke Padang

Kedua terduga pelaku pembakar Polres Dharmasraya usai ditembak

PADANG (Metrans)

Dua orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran markas Polres Dharmasraya (yang kemudian tewas tertembak) kini dibawa ke Padang untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda Sumbar di RS Bhayangkara, Jati Padang.

“Ya, keduanya dibawa ke Padang hari ini juga,” kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal kepada Metrans siang ini usai acara pisah sambut Danrem 032/Wbr di Makorem, Jl Sudirman Padang.


Menurut Kapolda, sejauh ini ham,pir bisa dipastikan bahwa kebakaran ini merupakan tindakan teror yang dilakukan kedua pelaku yang sudah tewas itu. Pihaknya menduga pelaku tidak hanya dua orang itu saja, melainkan ada yang lain.

“Kita sedang lakukan pendalaman,” kata Kapolda. Dugaan ini sebagai aksi teror menurut Kapolda menilik kepada barang bukti yang ditemukan seperti anak panah, busur, sangkur, dan ada pesan-pesan sebagaimana digunakan para teroris yang pernah tertangkap selama ini.

Seperi diberitakan sebelumnya,  peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 menjelang subuh. Tiba-tiba saja dari seluruh dinding belakang Mapolres sudah terbakar, api marak di setiap sudutnya. Tidak ada yang bisa memastikan bagaimana orang bisa masuk ke bagian belakang itu lalu menghidupkan api.

Akan halnya kedua lelaki yang diduga membakar itu menurut keterangan yang diperoleh Metrans di TKP baru diketahui setelah petugas pemadam kebakaran Pemkab Dharmasraya melihat dua lelaki berpakaian hitam berlari diantara kebakaran itu. Petugas meneriakinya tapi keduanya terur lari. Anggota polisi yang ada di situ kontan mengepung, tapi kedua pria itu melakukan perlawanan dengan panah ke arah polisi. Tak ada jalan lain rupanya, peluru pun berbicara. Keduanya ditembak dalam suasana api marak di mana-mana dalam komplek markas Polres itu. (rehan/wahyu)

 


Jangan Lewatkan