EDARKAN NARKOBA

Fitra Harianto Dibekuk Satresnarkoba Polsekta Payakumbuh

Dapit saat digiring memasuki sel tahanan di Polsekta Payakumbuh

PAYAKUMBUH (Metrans)

Satresnarkoba Polsekta Payakumbuh berhasil membekuk Fitra Harianto alias Dapit (36), warga Kaniang Bukik Kelurahan Tigo Koto Dibaruah Kecamatan Payakumbuh Utara yang diduga sebagai pemakai dan pengedar Narkoba jenis sabu-sabu jaringan Sumbar-Riau dan Medan, Selasa (20/2) sekitar jam 23.00 Wib, di Jalan Payakumbuh-Lintau Kelurahan Padang Tangah Payobadar Kecamatan Payakumbuh Timur.

Penangkapan terhadap tersangka yang menggunakan Mobil Agya warna putih Z 1405 AM itu dilakukan setelah tim gabungan melakukan pemancingan (Under Cover Buy) terhadap tersangka yang berprofesi sebagai sopir itu.


Karena tidak menduga yang akan membeli Narkoba adalah anggota polisi, tersangka menyanggupi untuk mengantarkan pesanan Narkoba seperempat kilogram itu. Namun sayang, tersangka yang urinenya positif tersebut cuma membawa Sabu-sabu sebanyak 1 djie atau sekitar 90 miligram, dan direncanakan transaksi berikutnya di kawasan Air Tabik.

Diduga curiga, tersangka membatalkan transaksi, ia melarikan arah ke Pasar Payakumbuh. Namun upaya bapak dua orang anak itu digagalkan oleh tim gabungan yang melakukan pengajaran. Mobil yang dikendarai disalip tim gabungan.

"Tersangka kita bekuk atas pancingan yang dilakukan. Saat akan melakukan transaksi dengan anggota yang menyamar, tersangka diduga mengetahui keberadaan anggota kita, sehingga ia berupaya melarikan diri. Namun kita tidak tinggal diam, kita langsung melakukan pengajaran dan penghadangan, dan berhasil membekuk tersangka." sebut Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan didampingi Panit 1 Polsekta Payakumbuh, Ipda. Aiga Putra, Kanit 1 Narkoba, Aiptu. Ardiyanto, Panit II, Polsekta Payakumbuh, Aiptu. Syofianil dan Kasi Humas Polsekta Payakumbuh, Aiptu. Dian Handrayani, Rabu siang (21/2).

Russirwan yang pernah menjabat Kasat Narkoba Polres Payakumbuh dan juga pernah berdinas di Dirnarkoba Polda Sumbar itu juga mengatakan, tersangka Dapit itu berusaha membuang barang bukti keluar mobil, beruntung barang tersebut berhasil dtemukan.

Dari pengakuan tersangka kepada Penyidik, ia sengaja membawa Sabu-sabu lebih sedikit dari rencana awak yang akan dijual, sebab ia ingin memastikan lebih dahulu calon pembeli. Tersangka Dapit juga menyebutkan, Sabu-sabu yang ia bawa tersebut merupakan milik seorang pria asal Medan yang baru dikenal.

"Narkoba tersebut semuanya berjumlah sekitar 1 kg, saya melihat langsung di rumah teman saya itu saat ditimbang di kawasan Lintau Kabupaten Tanah Datar," ujarnya kepada penyidik.

Hingga kini, tersangka yang terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara itu masih diamankan di Mapolsekta Payakumbuh. (li2)


Jangan Lewatkan