oleh

BERSAMA TIM SAFARI

Guspardi Gaus ke Kampung Halaman, Canangkan Program 1 Rumah 1 Sarjana

PADANG (Metrans)

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Guspardi Gaus memimpin langsung Tim Safari Ramadan DPRD Provinsi ke Masjid Istiqamah di Jorong Guguak Randah, Nagari Guguak Tabek Sarojo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Rabu (15/5). Kunjungannya ke kampung halaman itu salah satunya untuk mencanangkan program 1 rumah, 1 sarjana kepada warga kampung halamannya, serta menyerahkan sebesar Rp20 juta ke Masjid Istiqamah itu.

"Saya menginginkan di IV Koto ini, diimpementasikan program1 rumah 1 sarjana, dan itu harus. Bagaimana kita memaksakan, bertekad, bekerjasama agar setiap jorong, tidak ada rumah yang tidak berpenghuni sarjana di dalamnya. Sebab, sarjana anak-anak kita itu menjadi pioner bagi rumah yang bersangkutan untuk dibawa ke arah yang lebih hebat lagi," kata Guspardi Gaus saat kunjungan bersama Tim Safari Ramadan di kampung halamannya, Rabu (15/5).


Menurutnya saat ini, pendidikan menjadi hal yang sangat pemting. Ia juga tak ingin mendengar bahwa tidak ada uang untuk pendidikan. 

"Jangan mengatakan tidak ada uang untuk pendidikan. Tidak ada alasan. Sedangkan anak yang orangtuanya hanya tukang becak dan tukang cuci, pendidikan S2 dan S3-nya bisa ke Jepang. Ditambah lagi saat ini, fasilitas beasiswa yang diinginkan sudah banyak beredar," ungkap Guspardi yang merupakan salah satu kader PAN yang melenggang ke Senayan ini.

Ia mengatakan, ini merupakan bentuk obsesi dan keinginannya sebagai rakil rakyat di tingkat provinsi. Atas dasar itulah dia memberikan pencerahan agar masyarakat, terutama di kampung halamannya peduli terhadap pendidikan.

"Saya Tim Safari, tidak hanya menduduki satu tempat. Tetapi di seluruh kecamatan yang ada di Agam. Ini obsesi dan keinginan saya sebagai anggota DPRD. Saya perlu memberikan pencerahan, mindset, agar masyarakat terutama orangtua perlu peduli terhadap pendidikan, karna bisa mengubah segalanya. Kalau keinginan saya tercapai, maka percepatan aspek kehidupan juga tercapai. Baik di segi ekonomi, kesejahteraan dan kesehatan," tambah dia.

Sementara, terkait persentase realisasi programnya ini, pihaknya belum bisa memberikan data pasti. Sebab, seharusnya ini merupakan tupoksi dari pekerjaan Kepala Dinas terkait. 

"Kita belum punya data. Harusnya ini pekerjaan rumah dari Kepala dinas. Obsesi ini kan luar biasa, jangan tertumpuk pada satu orang, tetapi pemerataan pendidikan. Di rumah itu bisa saja ada 2 atau 3 keluarga. Jadi saya belum masuk ke 1 keluarga 1 sarjana, tapi bertahap dulu seperti program ini 1 rumah 1 sarjana," kata dia.

Menurutnya, hal ini sudah mulai ia realisasikan sejak dia menjadi Anggota DPRD Provinsi pada periode ketiga ini. Setiap bersosialisasi, ia selalu menyampaikan kepada masyarakat, kemana pun ia pergi. Sebab, kalau hal ini tercapai, akan menjadi sesuatu yang sangat luar biasa dalam hal pembangunan di Sumbar pada berbagai aspek.

"Di DPR RI nantinya, saya akan tetap mencanangkan program ini. Insyaallah, tentu kalau saya di komisi bidang pendidikan, akan saya canangkan. Jika tidak, akan saya titipkan kepada fraksi dimana saya bernaung yakni partai PAN. Saya ingin menjadikan ini program nasional. Ini bukan politis, tapi ini masalah bagaimana bangsa dan negara ini percepatannya, ketertinggalannya dengan negara lain bisa dilakukan kalau pendidikan dijadikan bagian penting dalam berbagai aspek kehidupan," jelasnya.

Sementara, Camat IV Koto, Rahmi Artati menyambut baik dan mendukung program 1 rumah 1 sarjana yang dicanangkan Guspardi itu. Menurutnya, hal ini membuktikan tingkat kepedulian masyarakatnya terhadap pendidikan sudah sangat tinggi.

"Kita mendukung. Ini kan membuktikan tingkat kepedulian masyarakat kita sudah sangat tinggi. Jadi mereka memang memahami, kalau semakin tinggi jenjang pendidikan, maka akan semakin mengangkat derjat rumah itu dari keluarga mereka sendiri," kata dia,

Pihaknya berharap, masyarakat di Kecamatan IV Koto, juga mendukung program yang dicanangkan Guspardi tersebut. Ia berharap, program 1 rumah 1 sarjana itu dapat terwujud dengan adanya dukungan dari semua pihak.

"Kami sangat berharap sekali, program beliau ini dapat diterima, dapat didukung, serta dapat diwujudkan demi meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Nagari Guguak Tabek Sarojo dan Kecamatan IV Koto ini. Kalau persentase data, kita belum tau pasti. Kalau untuk jumlah, sudah cukup banyak. Minat dari orangtua sendiri kita lihat sudah cukup tinggi dalam rangka menyekolahkan anaknya sampai tingkat sarjana. Ini bisa kita lihat, hampir rata-rata di setiap rumah sudah mulai ada, namun belum setiap rumah. Jadi ini PR untuk kita semua," tutupnya. (Raihan Al Karim)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru