oleh



Impresionis Wisata Kerinci di Atas Kanvas

PADANG (Metrans)
Kerinci memang sangat terkenal dengan berbagai potensi wisatanya, baik wisata alam, kuliner, budaya, bahkan sejarah. Hal itu tergambar dalam sepuluh lukisan impresionis di atas kanvas yang terpajang dalam Ruang Galeri Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP). 

Adapun sepuluh lukisan yang sangat menarik tersebut seperti Air Terjun Telun Berasap, Gunung Kerinci dan Perkebunan Teh Kayu Aro, Air Panas Guo Lubuk, Danau Kerinci, Masjid Keramat, Batu Gong, Umoh Lahiek, Tari Api Naik Mahligai, Dodol Kentang, Lapik Duduk. Semua pesona wisata Kerinci itu dalam bentuk lukisan impresionis di atas kanvas acrylic dengan ukuran yang hampir sama.

Lukisan impresionis ini hasil kreativitas mahasiswa jurusan Seni Rupa, Yayuk Kartini dalam memenuhi tugas akhir (TA). Yayuk menyebutkan bahwa lukisan impresionis ini menggambarkan secara abstrak bentuk pantulan cahaya pada benda atau objek yang dilukis. Berdasarkan itu pula, untuk mendapatkan hasil lukisan yang bagus, pelukis harus hadir dan melukis secara langsung di lokasi.


“Inilah uniknya lukisan impresionis ini, kita hadir langsung dilokasi objek yang ingin dilukis,  agar bisa menggambarkan bentuk pencahayaannya bagus,” jelas Yayuk Kartini di sela-sela pameran di Ruang Galeri FBS UNP yang berlangsung dari tanggal 21-24 Maret baru lalu. 

Mahasiswa asal Kerinci ini juga mengatakan telah menghabiskan waktu satu semester untuk menghasilkan sepuluh lukisan dalam bentuk impresionis ini. Ia menuturkan untuk satu lukisan memerlukan waktu enam jam. Hal itu menurutnya karena dalam melukis dengan bentuk impresonis, pelukis harus memilih waktu tepat agar pencahayaan yang didapat benar-benar bisa dibentuk dalam lukisan.

Yayuk mahasiswa angkatan 2011 ini pun menambahkan, tujuan wisata Kerinci yang dijadikan objek lukisannya ini untuk menyebar luaskan potensi wisata Kerinci agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Ia berpendapat bahwa selama ini masyarakat hanya mengenal wisata Kerinci hanya sebatas Gunung Kerinci, dan Kebun Teh saja. Padahal menurutnya Kerinci memiliki potensi wisata yang sangat banyak.

“Impresionis ini banyak memakan waktu, selain jarak objek lukisan yang jauh, kita juga harus melihat kondisi cuaca dulu, karena melukis di lokasi sampai selesai,” kata Yayuk dalam pameran yang berjudul “Potensi Wisata Kabupaten Kerinci dalam Karya Seni Lukis Impresionis ini.” (why)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru