DIDUGA DIBUANG MAHASISWI

Ini Surat Wasiat Menyayat Hati dari Orang Tua Bayi yang Dibuang di Padang

Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang diduga baru dilahirkan, ditemukan oleh warga di Padang.

PADANG (Metrans)

Secarik surat wasiat ditemukan bersama bayi perempuan yang dibuang di sebuah warung dekat Simpang Apa RT 02 RW 02 Jalan Raya Cengkeh, Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa (3/3) sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam surat wasiat itu, orang tua meminta agar bayinya dapat diterima oleh yang menemukan, lantaran dia masih dalam kuliah.

"Terimalah anak ini sebagai anak ibuk. Saya masih dalam kuliah. Saya telah kilaf. Saya kembali kuliah di Batam. Terima kasih Ibuk. Hormat saya". Demikianlah kata-kata yang tertuang dalam secarik kertas yang diduga dibuat oleh seorang ibu yang tega menelantarkan bayinya di atas sebuah kursi panjang sebuah warung.


Sesosok bayi tersebut adalah berjenis kelamin perempuan yang diduga baru dilahirkan, dan ditemukan oleh warga di lokasi tersebut. Bayi dalam kondisi sehat tersebut ditemukan oleh warga ditutupi selimut berwarna putih bergambar dan beralaskan kantong kresek berwarna biru yang terletak di atas sebuah kursi panjang sebuah warung.

Setelah bayi tersebut ditemukan oleh warga, bersama dengan anggota kepolisian Polsek Lubuk Begalung bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dirawat di ruangan NICU (Neotal Intensive Care Unit), yaitu tempat khusus untuk merawat bayi yang baru lahir.

Sementara Srisiani (36), seorang warga yang pergi bersama polisi untuk mengantarkan bayi ke rumah sakit menyebutkan bahwa bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik warung. Selanjutnya ia diberitahu oleh saudaranya dan langsung menuju ke lokasi yang tidak jauh dari rumahnya tersebut.

"Saat itu saya baru selesai shalat, dan dikasih tahu ada penemuan bayi oleh anak saudara saya, sehingga langsung menuju lokasi dan melihat warga sudah ramai berdatangan ke lokasi," ujar Srisiani.

Dikatakannya, saat pertama kali di temukan, bayi tersebut hanya diam dan tidak menangis. Namun saat itu tidak ada warga yang berani memegang bayi tersebut hingga pihak kepolisian datang ke lokasi.

"Yang saya temukan itu sudah pakai kain, namun masih dalam bungkusan kresek, dan pada saat pertama kali ditemukan itu warga tidak berani memegangnya. Setelah polisi datang barulah saya serta beberapa orang warga beserta anggota polisi membawa bayi tersebut ke rumah sakit," ucap Srisiani.

Sementara itu Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi P. Lorena saat dikonfirmasi wartawan Rabu (4/3) membenarkan penemuan bayi tersebut. "Ada ditemukan bayi yang diduga baru dilahirkan, kemudian diletakkan di samping toko," ujar Andi.

Andi menyebutkan untuk lokasinya di Kelurahan Cengkeh, dan pihaknya langsung menuju ke lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) penemuan bayi tersebut. "Tim kami melakukan evakuasi terhadap bayi tersebut, dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara," ujarnya. 

Ia juga membenarkan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, yang ditemukan dalam kondisi sehat berbungkus kain dan beralaskan kantong kresek berwarna biru.

"Di lokasi kejadian kita menemukan bayi tersebut di dalam kantong plastik warna biru, selain itu juga di temukan surat yang di dalamnya kertas tertulis bahwa untuk bayi tersebut dapat dirawat oleh pemilik toko," pungkas Kapolsek.


Jangan Lewatkan