oleh

GORONG-GORONG PECAH

Jalur Payakumbuh-Lintau Putus, Lalulintas Terpaksa Dialihkan

SARILAMAK (Metrans)

Jalur lalu lintas Payakumbuh-Lintau Kabupaten Tanah Datar putus dan terpaksa harus melewati jalur alternatif di Jorong Tanjuang Gadang dan keluar di Jorong Taratak, dalam Nagari Tanjuang Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, hingga lima hari kedepan.

Pasalnya polongan raksasa jembatan di Jorong Kabindu, Nagari Labuah Gunuang, yang dibangun sejak jaman Belanda tidak bisa dilewati akibat sudah retak sebelah kanan dari arah Payakumbuh. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan pengguna jalan, untuk sementara ditutup dan dipasang jembatan panel darurat.


"Memang polong atau kelingkung yang dibangun sejak jaman Belanda sudah pecah dan tidak bisa dilewati. Maka dari itu kita bangun jembatan panel darurat sampai dibangun permanen. InsyaAllah hari Sabtu (26/8) datang sudah selesai kita pasang dan dapat dilewati," sebut Kaur TU Kegiatan Rehabilitasi Pemeliharaan Rutin Jalan Propinsi Dinas PU dan Penataan Ruang Propinsi, Ransyah Aljo Samito, Selasa (22/8) kepada wartawan.

Disampaikannya, dengan selesainya jembatan panel darurat pada Sabtu, maka dapat dilewati kenderaan maksimal bermuatan 30 ton. Namun memang karena lebar jembatan panel darurat kecil sehingga tidak bisa kenderaan roda empat berselisih di jembatan itu.

"Memang hanya bisa dilewati satu kenderaan roda empat. Sehingga harus bergantian untuk bisa lewat, kemudian jembatan panel darurat bisa menahan muatan kenderaan maksimal 30 ton," sebut Samito disela-sela mengawasi 16 pekerja pemasangan rangka baja jembatan panel darurat.

Setelah dilakukan pemasangan jembatan panel darurat, diperkirakan pengerjaan polong raksasa akan dilakukan untuk pengerjaan jembatan permanen. "Nanti kalau sudah selesai pengerjaan jembatan permanen maka kita akan buka kembali jembatan panel darurat ini. Saya tidak tahu pasti, karena bukan bidang saya soal pengerjaan, tapi paling lambat Desember sudah selesai dikerjakan," sebutnya.

Disampaikan Samito, mulai dari perbatasan Kota Payakumbuh hingga Setangkai, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar ada sebanyak 5 polong besar yang sudah tua dan mesti diganti. Untuk itu dia menghimbau kepada pengguna jalan lintas Payakumbuh-Lintau untuk tetap waspada.

Selama pengerjaan jembatan panel darurat dari Senin (21/8) sore hingga diperkirakan Sabtu datang, maka pengguna jalan harus melewati jalan alternatif dari Simpang Ampek Labuah Gunuang-Sitanang-Tanjuang Gadang Rumah-Tembus Taratak.

Jalan alternatif sepanjang empat kilometer itu dua kilo diantaranya masih tanah. Akibatnya kendaraan berat harus berputar ke Piladang, Batusangkar jika harus menuju Lintau.

Sementara untuk kenderaan motor, tidak jauh dari tempat jembatan panel darurat dibangun ada jembatan dibuat dengan kayu dan bambu untuk menyeberangi aliran sungai kecil itu. "Kalau melewati jalur alternatif jauh bang. Makanya kami lewat sini meski sulit dengan penurunan terjal tapi ada masyarakat yang membantu, kami terimakasih," sebut Meri. (li2)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru