DIDUGA PELAKU TABRAK LARI

Jambret Lintas Provinsi Babak Belur Dihajar Warga

Kedua pelaku jambret dibawa ke kantor polisi setelah babak belur dihajar massa

SOLOK (Metrans)

Dua orang pelaku jambret lintas provinsi yang berasal dari Kota Pekanbaru dan Kota Padang, babak belur dihajar warga, Jumat (24/3).

Pelaku berhasil ditangkap warga setelah kedua pelaku ini gagal menjambret korban  yang keempat kalinya di jalan lintas Sumatera, Kota Solok.


Kedua tersangka, Albert Makmur (33) dan  Hendri Gea (46) mengaku, mereka berdua telah melakukan jambret sebanyak 4 kali di lokasi yang berbeda di wilayah hukum Polres Solok Kota.

Hendri Gea yang warga Nias dan berdomisli di Jln Kaswari no 1,RT 01/RW 08 Kota Pekanbaru dan Albert Makmur, warga jln Sutan Syahril no 113 Andalas Kec Padang Timur Kota Padang ini telah mendapatkan 62,5 gram atau 25 emas dari tiga orang korban dengan cara menarik perhiasan korban yang sedang berkendara seorang diri.

Sementara korban penjambretan yang keempat dilakukan oleh pelaku ini berhasil digagalkan oleh korban sendiri, yaitu Rahmatul Attar, seorang guru Madrasah Ibtidaiyah dari tarikan pelaku, meski ia sempat terjatuh dari sepeda motornya hingga saat ini masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.

Seorang saksi yang melihat kejadian tersebut mengatakan, awalnya warga sekitar menduga korban merupakan korban laka lantas setelah bersenggolan dengan pelaku.
"Namun pelaku langsung melarikan diri setelah diteriaki oleh warga, dan warga yang marah lalu mengejar tersangka ke arah Sijunjung," ujar saksi mata yang enggan disebut namanya itu.

Pelarian pelaku terhenti setelah warga lainnya menghentikan kendaraan pelaku di Nagari Saok Laweh namun masih saja melawan ketika ditangkap warga hingga warga pun menghajar pelaku hingga babak belur dan diantar ke kantor polisi.

Kasat Reskrim Polres Solok Kota Iptu Joni Isnandar membenarkan kejadian penangkapan tersebut, Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian ternyata pelaku adalah residivis pelaku jambret lintas Provinsi yang telah berulang kali masuk penjara atas kasus yang sama.

"Pelaku merupakan pemain lama yang sudah berulang kali di penjara. Kedua pelaku ini memang spesialis pelaku jambret di berbagai daerah lain," ujar Joni Isnandar.

Ditambahkan Iptu Joni, pihak kepolisian akan terus mengembangkan kasus ini dan melacak kemana si pelaku menjual hasil kejahatannya tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, tiga orang korban yang sebelumnya telah membuat laporan ke Satreskrim Kota Solok membenarkan bahwa pelaku yang berhasil ditangkap ini adalah pelaku yang menjambret perhiasan mereka dan mengenali pelaku dari ciri-cirinya.

"Saya ingat yang berbadan gemuk ini dulu yang menjambret saya," ujar Ipit, salah seorang korban penjambretan.


Jangan Lewatkan