oleh



Jelang Musda KNPI Solok, Para Kandidat Mulai Mengapung

Masa kepengurusan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Solok sebentar lagi akan berakhir tahun 2017 ini. Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih ketua yang baru akan digelar akhir tahun ini.

Sebelum helat dimulai, bakal calon ketua KNPI Kota Solok tahun 2017 sudah mulai mengapung. Sejumlah tokoh pemuda sudah mulai muncul untuk meramaikan bursa pencalonan untuk pemilihan Ketua KNPI Kota Solok.

Ada 4 nama yang kini mencuat dan sebagian sudah populer menurut pengamatan wartawan Metrans. Mereka antara lain Surya Budi, Leo Murpi, Nofiardi dan Tony Cortis.


Namun dari 4 tokoh itu, dua besar yang populer di publik untuk bakal calon Ketua KNPI adalah Surya Budi dan Nofriardi (Cinoy).

Sementara itu Wakil Ketua KNPI Kota Solok, Fauzi Rusli kepada metrans mengatakan, pemilihan ketua KNPI harus sesuai dengan aturan perundangan- undangan pemuda yang berlaku..

"Asalkan tidak melanggar aturan itu, semua kandidat sah-sah saja untuk ikut dalam pertarungan tersebut," tuturnya.

Selain itu, dikatakan Fauzi, adanya ketentuan baru dalam Undang-Undang Kepemudaan yang menyatakan batas usia maksimal anggota organisasi kepemudaan yang bisa menduduki jabatan ketua harus 30 tahun. Hal ini dinilai memberatkan, karena rata-rata anggota yang sudah "layak" menduduki kepemimpinan berusia di atas 30 tahun.

Fauzi menilai, hal itu terjadi karena untuk mencapai kursi kepemimpinan dibutuhkan kematangan seseorang dalam berorganisasi yang ditempa dari kinerja dan pengalaman bertahun-tahun.

"Hal itu memerlukan proses panjang sehingga sulit mencari kandidat yang berusia maksimal 30 tahun," katanya.

Hadirnya Undang-Undang No 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan menekankan batas usia sebagai ketua harus 30 tahun. Pasti tujuannya baik untuk mendidik dan melahirkan anak-anak muda yang kreatif dan visioner kedepannya.

“Kami melihat aturan itu secara objektif bagus tidak ada tujuan lain kecuali untuk anak-anak muda agar bisa berkembang. Bagaimana belajar menjadi pemimpin masa depan dalam kancah pemuda ini,” tambahnya.

Dalam mencalonkan sebagai ketua KNPI setidaknya si bakal calon telah berproses secara berorganisasi. paling tidak mereka yang aktif di KNPI. Ini demi melihat reputasi mereka.

"Setelah memenuhi syarat keakftifan mereka, harus diketahui dengan meminta surat rekomendasi kecamatan dan OKP wilayah,” jelasnya.

"Kami mengharapkan proses pemilihan ketua KNPI untuk tiga tahun kedepan dapat berjalan lancar dan menemukan sosok pimpinan yang menjadi tauladan bagi pemuda Kota Solok. Pemuda yang berkarakter dan memiliki pendirian serta prinsip bagus. Cerdas, dan memberikan banyak pencerahan,” pungkas Fauzi Rusli. (ync)



COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru