oleh

PESTA NARKOBA

Kakak Kandung Bupati Dharmasraya Diciduk Polisi

PULAU PUNJUNG (Metrans)

Sedang asyik berpesta Narkoba, kakak kandung Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan diciduk jajaran Satuan Narkoba Polres Dharmasraya, Selasa dinihari (10/1), dipimpin langsung oleh Iptu Kalbert Junaidi, di salah satu rumah di daerah Jorong Ranah Pasar Nagari Abay Siat, Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Dharmasraya, Iptu Kalbert Jonaidi, Selasa (10/1) mengatakan, anggotanya telah mengamankan dua orang diduga sedang melakukan pesta narkoba.


"Memang tadi malam hingga dinihari kami menangkap dua orang yang tengah asyik berpesta sabu. Selain itu kami juga mengamankan beberapa barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu," katanya.

(Baca juga: Pengedar Sabu-sabu Kelas Kakap Diringkus di Padang Panjang)

Saat ditanya terkait penangkapan itu, mengenai keberhasilan dan banyaknya penangkapan yang dilakukan, dia menjawab kalau dirinya tidak akan toleransi peredaran narkoba, di wilayah hukumnya.

"Siapapun orangnya apapun latar belakangnya main-main sama narkoba ya kita tangkap, kita tak ada kepentingan dengan barang haram itu," tegasnya.

Dia mengungkapkan, penangkapan itu berawal dari informasi masayarakat di daerah tersebut, kalau disebuah rumah tengah berlangsung pesta sabu.

Mendapat informasi tersebut, anggota Satnarkoba Polres Dharmasraya langsung menuju ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), setelah berapa jam anggota melakukan pengintaian ternyata memang betul ada tiga orang tengah berpesta, namun satu orang berhasil melarikan diri.

"Setelah diintai beberapa jam, lalu kami gerebek. Ternyata memang ada tiga orang yang tengah pesta, namun satu orang berhasil kabur," katanya.

Dia mengungkapkan, dua orang pelaku pesta barang terlarang itu yakni Arcos (35), warga Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai, dan OZl (29) warga Jorong Ranah, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, keduanya berhasil ditangkap, namun satu orang lagi MM berhasil kabur saat digerebek, dan MM dalam pengejaran petugas.

Dari penggerebekan itu, barang bukti yang diamankan polisi adalah dalam bentuk paket kecil yang siap diedarkan, dengan barang bukti yang diduga sabu yakni 2 paket 5 jie (5 gram), 7 paket 0.5 gram dengan harga Rp700.000, 7 paket dengan harga Rp. 300.000, 14 paket dengan harga Rp. 200.000,  28 paket dengan harga Rp150.000,  26 paket dgn harga Rp. 100.000,  2 paket sedang, 1 set bong merk lasegar tutupnya terangkai dua buah pipet, 1 buah timbangan digital merk constant, 1 pak plastik klip diduga sebagai pembungkus sabu, 1 buah dompet emas merk anggrek bulan warna maron, 1 buah kotak rokok Sampoerna, 1 buah kotak obeng merk tekiro, 1 buah kotak bor, 1 buah sendok kaca pirek, 1 buah kaca pirek, 6 buah pipet plastik kecil, 1 buah catton bath, 1 buahbkawat pembersih kaca pirek, dan uang sebanyak Rp1.350.000 yang diduga sebagai hasil penjualan sabu

Selain itu, satu unit mobil sedan dengan nomor polisi BA 55 AC juga turut diamankan polisi.

Ditambahkan kasat narkoba , kalau masalah keluarga salah satu oknum pejabat di kabupaten Dharmasraya, pihaknya belum bisa memastikan.

"Saat ini kita terus dalami kasus ini, sementara kedua tersangka dan barang bukti kita amankan dulu untuk dilakukan pemeriksaan, dan untuk keperluan proses hukum lebih lanjut, yang jelas kita duga dua orang ini adalah pengedar," ujarnya.

Diaktakannya, kedua tersangka akan dikenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika khususnya pasal 114 jo 132 denan ancaman hukuman mati.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun di lapangan Arcos merupakan kakak kandung dari Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku kerajaan. (bib)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru