oleh

Pekan Olahraga Perlombaan Daerah Cabang Sepakbola U-12

Kalah Adu Penalti, Balai Baru Duduki Posisi Kedua

Meski gagal menjadi yang terbaik, namun penyerang mungil SSB Balai Baru Daffa dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dalam Porpelda yang ditutup langsung Kasi Olahraga Dispora Sumbar ini. Dengan keberhasilan menjadi pencetak gol terbanyak, Daffa mendapat uang pembinaan sebesar Rp500 ribu.

Afrianto dan Roni Lius Pelatih SSB Balai Baru

 


Padang, Metrans-SSB Balai Baru Padang menduduki posisi kedua Pekan Olahraga Perlombaan Daerah (Porpelda) Cabang Sepakbola U-12. Kepastian tim yang diarsiteki, Afrianto, Roni Luis dan Moris ini menduduki posisi kedua, setelah dalam laga puncak yang ditabuh di Lapangan PPLP Sumbar, Minggu (7/4/1) Restu dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan wakil Tanah Datar SSB Bengkawas, 1-2 lewat adu tendangan penalti.

Meski gagal menjadi yang terbaik, namun penyerang mungil SSB Balai Baru Daffa dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dalam Porpelda yang ditutup langsung Kasi Olahraga Dispora Sumbar ini. Dengan keberhasilan menjadi pencetak gol terbanyak, Daffa mendapat uang pembinaan sebesar Rp500 ribu.

Sementara dengan keberhasilan menduduki posisi kedua ini, SSB Balai Baru selain mendapat medali, tim ini juga diberi uang pembinaan sebesar Rp6.500.000. Sementara Bengkawas yang menjadi terbaik dalam turnamen ini berhak mendapat medali emas dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta.

Posisi ketiga dalam iven ini ditempati Ripan Padang. Ripan menduduki posisi ketiga, setelah dalam final 3-4 berhasil mengatasi perlawanan Dispora Payakumbuh B, 1-0. Dengan keberhasilan ini, Ripan berhak membawa pulang medali perunggu dan uang pembinaan sebear Rp 4.500.000.

“Meski gagal menjadi yang terbaiki, namun kami sangat puas dengan perjuangan anak-anak dalam Polpelda ini. Sejak babak penyisihan hingga final, mereka tampil sangat konsisten. Hanya keberuntungan yang tidak berpihak kepada mereka di laga puncak. Ini pengalaman berharga bagi mereka jelang turun di iven yang lebih tinggi lagi,” ujar pelatih SSB Balai Baru Afrianto didampingi, Roni Lius dan Moris usai pertandingan.

Perjalanan SSB Balai Baru hingga menuju laga puncak cukup melelahkan. Menghadapi Dispora Payakumbuh di semifinal, Balai Baru harus berjuang keras untuk menang. Beruntung dalam laga 2 X 10, Radif dan kawan kawan hanya main imbang 2-2, bisa menang lewat adu tendangan penalti.

Hal yang sama terjadi dipartai puncak, menghadapi Bengkawas yang lolos ke final juga dengan adu penalti atas Ripan Padang, pertandingan sangat menarik. Balai Baru yang menguasai sepenuh jalan pertandingan gagal melastkan gol hingga wakti 2 X 10 berakhir. Sesuai aturuan pertandingan kembali dilanjutkan dengan adu penalti.

Dalam adu penalti ini, dua dari tiga penendang Balai Baru gagal menyelesaikan tuasnya, sedangkan Bengkawas dua dari tiga penendangnya berhasil melesatkan gol. Dengan hasil itu, Bengkawas memenangkan laga dengan skor 2-1. (Faisal Budiman)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru