oleh

Turnamen Sepakbola Piala Bupati Bengkalis

Kalah Adu Penalti,Skuad PSP Menjanjikan

BENGKALIS (Metrans) 
Apresiasi tinggi pantas diberikan kepada para pemain PSP. Betapa tidak, meski gagal meraih kemenangan, setelah kalah adu penalti 6-4 (2-2) dari tuan rumah Persikalis dalam laga yang ditabuh di Stadion Muhammad Ali, Air Putih, Bengkalis, Jumat (10/2). Namun, para pemain yang disiapkan untuk Liga III ini, mampu melawan semua tekanan yang didapat. Mulai dari tekanan penonton hingga keputusan wasit.

Selain itu, para pemain juga mampu mengimbangi tim yang diperkuat beberapa pemain profesional dan dua pemain asing. " Kami dari manajemen sangat puas dengan penampilan para pemain. Meski belum maksimal dalam persiapan, namun mereka mampu melakukan tekanan. Ini modal besar untuk kita. Semua pemain tampil luar biasa, meski tim yang mereka hadapi kualitasnya di atas, karena diperkuat beberapa pemain profesional (bukan U-23) dan dua pemain asing yakni Carasco dan Alejandro," ujar manajer PSP Padang Agus Suardi.

Katanya secara keseluruhan penampilan para pemain sangat menjanjikan. Buktinya, meski mendapat tekanan dari semua lini, jalannya pertandingan didominasi PSP. Sejak kick off, PSP langsung menekan area pertahanan Persikalis. 


Bertubi-tubi serangan dibangun. Sayang peluang dimiliki Kevin Dwi Yulian, Wisnu Wardani, dan Sahrul Akmal terbuang karena terburu-buru dalam melakukan finish touch. 

Asyik menyerang, PSP kecolongan lewat serangan balik Persikalis gagal dihalau lini belakang PSP, sapuan bola Arif tidak sempurna dan dimanfaatkan Cristian Carrasco di menit 12', dengan mencocor bola ke pojok kiri gawang Riski Bima.

Skor tertinggal 1-0, PSP tidak mengendurkan tekanan. Persikalis yang didukung ratusan suporternya, bermain mengandalkan serangan balik. Sejumlah peluang kembali didapat PSP. Lagi-lagi tidak beruntung. Kevin Dwi yang sudah berhadapan dengan kiper Persikalis, Jasuli dihadang dengan terjangan. Wasit menganggap bukan pelanggaran. Tetapi tetap meniupkan peluit untuk memberikan kesempatan bagi tim medis melakukan perawatan. Hingga jeda skor bertahan untuk keunggulan  tuan rumah.

Di babak kedua laga berjalan lima menit, PSP nyaris menyamakan kedudukan. Crossing Soni ke area berbahaya Persikalis lepas dari tangkapan kiper. Cocoran bola Yopi yang menyambut umpan mengenai tiang kiri gawang Persikalis. 

Semenit berselang, Wisnu Wardani akhirnya menyamakan skor 1-1. Lagi tangkapan kiper Persikalis lepas. Namun dengan sempurna Wisnu yang terjatuh mampu menyentuh bola ke mulut gawang yang kosong. 

PSP semakin bersemangat. Persikalis mulai kendur. Stamina anak asuh M. Agung terlihat menurun. Situasi ini dimanfaatkan asuhan Joni Effendi dengan tidak memberi ruang kepada lini pertahanan Persikalis. Alhasil, menit 10', Kevin Dwi membuat PSP unggul lewat sundulan ke gawang Persikalis. Skor berbalik 1-2 untuk tim tamu. 

Tertinggal, Persikalis melakukan pergantian penjaga gawang, Jasuli keluar. Masuk Adi. 

Memasuki paruh babak kedua. PSP mulai menurun. Persikalis mencoba bangkit. Arsitek PSP, Joni Effendi merespon dengan menarik keluar Yohandes, memasukan Yongki Gusti. Kemudian Sahrul Akmal diganti Zulkifli. Yopi Rizal keluar, masuk Harry Sapto. Dan Farid Arsya menggantikan Farid Faturrahmad. 

Perubahan ini semakin meningkatkan tempo laga. Tensi pertandingan meninggi. Benturan keras kerap terjadi. 

Di menit 83', Persikalis mengimbangi PSP, 2-2. Sebuah skrimit didepan gawang berhasil dituntaskan Carasco dengan sundulan terarah ke gawang Riski Bima. 

Tetapi sampai laga bubar tidak ada lagi gol tercipta. Pertandingan pun lanjut ke babak tambahan waktu, 2 x 7,5 menit. Dalam tambahan waktu ini kedudukan masih imbang. Maka laga terpaksa dilanjutkan dengan adu penalti. Dalam tendangan 12 pas ini, tiga algojo PSP gagal menyelesaikan tugasnya. Sedangkan tuan rumah hanya satu penendang yang gagal.

" Secara permainan, tim ini mulai menemukan bentuk permainan. Kita kalah terhormat. Anak-anak menunjukan fighting spirit yang tinggi. Tidak kenal menyerah. Tapi hasil akhir kita tetap kalah. Mereka dihuni tim gabungan dari pemain profesional dan senior. Sementara kita murni U-23. Nanti di Padang, kita berlatih keras lagi menyempurnakan apa yang ditampilkan anak-anak. Minggu kita main lagi lawan tim yang kalah antara PSPS vs Nabil. Mudah-mudahan anak kembali tampil maksimal," ujar pelatih PSP Jhoni Effendi. (can)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru